BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Metro

Menkes: Kematian Pemotor Dominan dalam Kecelakaan Lalu Lintas

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas cenderung didominasi oleh pemotor. Pernyataan ini menegaskan besarnya proporsi korban jiwa yang berasal dari pengguna sepeda motor dalam insiden lalu lintas di berbagai daerah.

Pernyataan Menkes tersebut menggarisbawahi masalah serius pada keselamatan jalan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas bukan hanya persoalan transportasi, melainkan juga masalah kesehatan publik karena menimbulkan beban pada keluarga korban dan layanan kesehatan.

Dalam penjelasannya, Menkes menekankan bahwa pemahaman tentang pola korban kecelakaan menjadi penting bagi perencanaan intervensi. Data yang menunjukkan dominasi pemotor dalam angka kematian lalu lintas dipandang perlu dijadikan dasar untuk menyusun strategi yang lebih terarah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak kecelakaan.

Fokus pada kelompok pemotor dianggap penting karena karakter penggunaan sepeda motor yang berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya, termasuk faktor eksposur pada risiko kecelakaan. Menkes menyoroti perlunya kerja sama lintas sektor untuk merespons kondisi ini secara lebih efektif, baik dari sisi penegakan aturan lalu lintas, desain infrastruktur, maupun peningkatan layanan darurat dan perawatan pascakejadian.

Selain itu, perhatian terhadap aspek pencegahan menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh yang diarahkan untuk mengurangi angka korban jiwa. Upaya pencegahan perlu mempertimbangkan berbagai aspek yang berkontribusi pada keselamatan pengendara sepeda motor agar intervensi yang diterapkan relevan dengan kondisi lapangan.

Pernyataan dari Menkes juga mengingatkan pentingnya peran sistem kesehatan dalam merespons kecelakaan lalu lintas. Sistem layanan kesehatan yang tanggap dan terkoordinasi dapat mengurangi dampak fatal melalui penanganan cepat dan tepat bagi korban kecelakaan, sekaligus mendukung upaya rehabilitasi untuk mengurangi beban jangka panjang pada korban dan keluarga.

Meski pernyataan tersebut menekankan dominasi korban pemotor dalam angka kematian kecelakaan lalu lintas, upaya penanggulangan diharapkan melibatkan berbagai pihak terkait. Pendekatan kolaboratif antara instansi kesehatan, kepolisian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lain dinilai penting untuk menyusun langkah pencegahan dan mitigasi yang menyeluruh.

Gambaran situasi ini menyerukan perlunya perhatian berkelanjutan terhadap keselamatan jalan dan kesehatan publik, terutama bagi pengguna sepeda motor yang terbukti menanggung proporsi besar dari korban jiwa kecelakaan lalu lintas.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda

13 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

BPBD DKI: 822 Warga Jakarta Utara Masih Mengungsi Akibat Banjir

13 Januari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Sudin SDA Jakbar: Pelubangan Turap oleh Warga Perparah Banjir

13 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BPBD DKI: 22 RT dan 33 Ruas Jalan di Jakarta Terendam pada Senin Siang

12 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Hujan Deras Sebabkan Enam RT dan Empat Ruas Jalan Tergenang di Jakarta

12 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Metro