BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

Tekno

Satelit Jadi Pilar Telkomsat dalam Mewujudkan Konektivitas Digital Nusantara

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Satelit: Infrastruktur Tak Kasatmata yang Vital

Satelit kini berperan sebagai infrastruktur digital yang tidak terlihat namun krusial bagi keberlangsungan layanan komunikasi di Indonesia. Perangkat ini menjadi tulang punggung untuk memastikan aliran data dan layanan digital tetap berjalan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan fisik.

Peran Telkomsat dalam Konektivitas Nusantara

Telkomsat, sebagai bagian dari ekosistem layanan telekomunikasi, menggunakan satelit untuk menghadirkan konektivitas yang merata ke seluruh penjuru Nusantara. Dengan mengandalkan teknologi satelit, upaya menghadirkan akses digital ke daerah-daerah terpencil dan kepulauan menjadi lebih memungkinkan, sehingga berbagai layanan publik dan komersial dapat terselenggara dengan lebih andal.

Manfaat bagi Layanan Publik dan Komersial

Sifat jangkauan luas dari satelit memungkinkan penyampaian layanan penting seperti komunikasi darurat, pendidikan jarak jauh, layanan pemerintahan, dan dukungan bisnis di lokasi terpencil. Keberadaan infrastruktur satelit membantu menjembatani kesenjangan akses digital antara pusat-pusat kota dan daerah luar pulau, serta mendorong ketersediaan layanan yang konsisten meskipun infrastruktur darat terbatas.

Ketahanan dan Keberlanjutan Layanan

Salah satu aspek penting dari pemanfaatan satelit adalah kemampuannya untuk menjaga keberlangsungan layanan ketika infrastruktur darat mengalami gangguan. Satelit dapat berfungsi sebagai alternatif atau cadangan yang penting dalam menghadapi situasi darurat, bencana alam, atau gangguan teknis pada jaringan kabel dan serat optik. Dengan demikian, satelit berkontribusi pada ketahanan sistem komunikasi nasional.

Infrastruktur Pendukung di Darat

Meskipun inti fungsinya berada di orbit, ekosistem satelit juga membutuhkan fasilitas di darat untuk pengendalian, pemeliharaan, dan distribusi layanan. Infrastruktur seperti stasiun bumi, antena dan pusat kendali menjadi bagian integral yang memastikan sinyal satelit dapat diterima, diproses, dan didistribusikan ke pengguna akhir. Foto fasilitas antena yang digunakan oleh operator menggambarkan sisi darat dari jaringan satelit ini.

Arah Pengembangan dan Tantangan

Pemanfaatan satelit sebagai tulang punggung konektivitas membawa peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, satelit membuka akses ke wilayah yang selama ini sulit terlayani; di sisi lain, pengelolaan sistem ini membutuhkan koordinasi teknis, pemeliharaan berkelanjutan, serta perhatian pada aspek regulasi dan efisiensi operasional. Perkembangan teknologi dan strategi operasi menjadi kunci dalam menjaga kualitas layanan yang diberikan.

Kesimpulan

Satelit berperan sebagai komponen krusial untuk mewujudkan konektivitas digital di Indonesia. Dengan dukungan fasilitas darat dan pengelolaan yang matang, satelit membantu mewujudkan akses yang lebih merata ke layanan digital di seluruh Nusantara, sekaligus meningkatkan ketahanan jaringan nasional.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UMRAH Resmikan Elang Laut 1, Kapal Riset Pertama untuk Perkuat Pendidikan Maritim

26 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

HKI Dorong JDA Semikonduktor dengan AS untuk Mempercepat Transformasi Teknologi

26 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kioxia Bagikan Sampel Memori Flash Tertanam UFS 5.0 untuk Aplikasi Seluler Generasi Berikutnya

25 Februari 2026 - 20:30 WIB

Komunikasi Publik Berubah: Peran Netizen dan Ruang Digital dalam Demokrasi Indonesia

25 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Museum Iptek di China Catat Lebih dari 3,5 Juta Pengunjung saat Liburan

24 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno