BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Humaniora

Kiai Nyai Muda NU Desak Rekonsiliasi PBNU Melalui Musyawarah Terbuka

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Forum Kiai Nyai Muda Nahdlatul Ulama (FKNM NU) mengemukakan desakan pentingnya penyelesaian persoalan yang tengah terjadi dalam organisasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mereka menilai bahwa rekonsiliasi merupakan langkah krusial yang harus ditempuh guna menjaga keutuhan dan kekuatan organisasi yang berperan penting di kalangan umat Islam di Indonesia.

Dalam upaya mencapai rekonsiliasi tersebut, FKNM NU memandang bahwa musyawarah terbuka adalah metode yang paling tepat. Pendekatan ini diyakini dapat memberi kesempatan kepada semua pihak terkait untuk menyampaikan pandangan dan mencari titik temu secara bersama-sama, sehingga tercipta suasana kondusif yang mendukung tercapainya solusi yang saling menguntungkan.

Terbuka dan inklusif, musyawarah yang diusulkan akan melibatkan berbagai elemen kepengurusan maupun tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam organisasi NU demi meneguhkan persatuan dan harmonisasi internal yang sempat mengalami ketegangan. FKNM NU menyadari bahwa perbedaan sikap dalam organisasi adalah hal yang biasa, namun penyelesaian secara bersama menjadi kunci utama agar NU tetap kuat dan mampu menjalankan fungsi sosial keagamaan secara optimal.

Pentingnya rekonsiliasi ini juga berkaitan dengan aspirasi kaum muda di dalam organisasi NU, yang ingin memastikan keberlanjutan nilai-nilai dan tradisi NU tetap hidup dan berkembang tanpa terpengaruh oleh konflik yang merugikan. Musyawarah terbuka yang melibatkan seluruh pihak diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkader serta memantapkan konsolidasi internal organisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, FKNM NU berharap langkah rekonsiliasi melalui musyawarah terbuka dapat segera diwujudkan demi kemajuan Nahdlatul Ulama ke depan, sehingga organisasi ini tetap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Dubes RI untuk Thailand Tekankan Persatuan dan Silaturahmi pada Perayaan Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora