CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu

Ekonomi

Dinkopdag Salurkan Minyakita Langsung ke Pengecer untuk Meredam Gejolak Harga

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kirim Minyakita Langsung ke Pengecer

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) mengambil langkah distribusi langsung Minyakita kepada pengecer sebagai upaya menahan lonjakan harga di pasar. Program ini dirancang untuk memotong rantai distribusi sehingga pasokan ke tingkat ritel lebih terjamin dan fluktuasi harga dapat diminimalkan.

Tujuan kebijakan

Langkah penyaluran langsung dimaksudkan untuk memastikan stok Minyakita tersedia di warung dan toko kecil, sehingga konsumen akhir tetap dapat mengakses produk dengan harga yang wajar. Dengan memperpendek jalur distribusi, otoritas berharap praktik penimbunan atau permainan harga dapat dikontrol lebih efektif.

Manfaat bagi pengecer dan konsumen

Bagi pengecer, akses pasokan yang lebih mudah dan stabil diyakini membantu perencanaan usaha sehari-hari, mengurangi kesempatan terjadinya kelangkaan sementara. Sedangkan konsumen mendapat keuntungan dari ketersediaan produk yang konsisten dan potensi penurunan volatilitas harga di pasar lokal.

Koordinasi dan pengawasan

Pelaksanaan penyaluran memerlukan koordinasi antara dinas terkait dan pelaku usaha di wilayah. Pengawasan menjadi bagian penting agar distribusi berjalan sesuai tujuan, tanpa menimbulkan distorsi baru di pasar. Selain itu, komunikasi dengan pengecer menjadi penting untuk memantau kebutuhan riil di tingkat konsumen.

Dampak pada stabilitas pasar

Pendekatan ini dimaksudkan sebagai salah satu instrumen stabilisasi harga yang bersifat pragmatis. Dengan menargetkan titik akhir rantai pasok—yakni pengecer—diharapkan fluktuasi yang biasanya terjadi karena masalah logistik, distribusi berjenjang, atau pergerakan harga antar tingkat dapat diatasi lebih cepat.

Tinjauan jangka pendek dan jangka panjang

Secara jangka pendek, intervensi distribusi semacam ini umumnya fokus pada penanganan gejolak harga dan penjaminan pasokan. Untuk efektivitas jangka panjang, langkah-langkah pendukung lain seperti penguatan rantai pasokan, keterlibatan pelaku UMKM, serta pemantauan pasar perlu terus dilakukan agar stabilitas harga berlangsung berkelanjutan.

Kesimpulan

Penyaluran Minyakita langsung ke pengecer oleh Dinkopdag mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang bagi masyarakat. Keberhasilan kebijakan ini bergantung pada pelaksanaan di lapangan, kerja sama dengan pelaku usaha, serta pengawasan yang konsisten untuk memastikan tujuan stabilisasi harga tercapai tanpa menimbulkan kendala baru.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi