BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

Politik

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Respons Penolakan Bantuan Asing di Bencana Sumatera

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Menanggapi Penolakan Bantuan Asing di Bencana Sumatera

Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan respons terkait keputusan pemerintah yang menolak bantuan dari pihak asing dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah Sumatera. Pernyataan ini menjadi sorotan penting seiring upaya pemerintah untuk menangani situasi darurat tersebut dengan kebijakan yang konsisten dan terkoordinasi.

Penolakan terhadap bantuan dari luar negeri ini diambil dengan berbagai pertimbangan strategis dan tata kelola bencana, yang bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan efektivitas proses penanggulangan bencana di tingkat nasional. Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menentukan langkah-langkah yang sesuai agar bantuan dapat disalurkan secara optimal dan tidak mengganggu manajemen bencana yang telah dirancang.

Dalam konteks ini, pemerintah berfokus pada koordinasi internal dan pemanfaatan sumber daya lokal untuk memastikan bantuan dan penanganan bencana berjalan dengan lancar. Sikap menolak bantuan asing bukan berarti menutup diri terhadap kerjasama internasional, namun lebih pada penyesuaian dan kontrol terhadap intervensi serta sumber daya yang masuk dalam situasi darurat.

Kebijakan tersebut juga menunjukkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan nasional dalam menghadapi bencana, dengan memprioritaskan penggunaan sumber daya yang tersedia secara mandiri dan terorganisir. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sistem tanggap darurat nasional dan membantu proses pemulihan pasca-bencana di Sumatera.

Respon dari Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menjadi bagian dari komunikasi resmi yang menjelaskan alasan di balik keputusan pemerintah tersebut kepada publik, agar masyarakat dapat memahami dan mendukung langkah-langkah yang diambil dalam penanganan bencana. Keputusan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan serta efektivitas kerja sama asing di bidang penanggulangan bencana.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pertemuan Hangat Prabowo dan MBZ Perkokoh Kemitraan Strategis RI-PEA

27 Februari 2026 - 10:00 WIB

AHY: Indonesia Perlu Kapasitas Tampungan Air 150 Meter Kubik per Kapita

24 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Anggota DPR Minta Percepatan dan Pemerataan Imunisasi Nasional untuk Cegah Campak

24 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Menko PM: Direksi Baru Jadi Momentum Transformasi Menyeluruh BPJS Kesehatan

23 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Politik Kemarin: Dari Penilaian Diplomasi di BoP hingga Situasi Keamanan Papua

23 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Politik