Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

Warta Bumi

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian di Aceh, 31 Orang Masih Berstatus Hilang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Basarnas Mengakhiri Operasi Pencarian Korban Banjir di Aceh

Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan telah menghentikan operasi pencarian terkait peristiwa banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Aceh. Keputusan ini diambil setelah serangkaian kegiatan penelusuran lapangan yang dilakukan tim SAR di lokasi terdampak.

Hingga pemberhentian operasi tersebut, data menunjukkan terdapat 31 orang yang masih berstatus hilang. Angka itu merupakan hasil rekapitulasi pencarian korban yang dilakukan oleh petugas di lapangan sejak dimulainya tanggap darurat.

Lingkup Pencarian dan Kondisi Lapangan

Pencarian dilakukan di sejumlah daerah yang terdampak banjir, melibatkan tim SAR yang dikerahkan untuk menelusuri area terendam dan lokasi evakuasi. Foto yang beredar menunjukkan proses evakuasi dan pengerahan tim di salah satu titik terdampak di Beutong, Nagan Raya.

Masyarakat setempat tetap mencatat kehilangan anggota keluarga dan kerabat, sementara upaya dokumentasi dan pendataan terus dilakukan untuk memastikan kejelasan status setiap individu. Basarnas menyampaikan data penemuan maupun pencarian sebagai bagian dari laporan operasional selama masa tanggap darurat.

Dampak Sosial dan Upaya Penanganan

Banjir yang melanda mempengaruhi mobilitas penduduk dan akses ke sejumlah fasilitas publik. Proses evakuasi dan penanganan korban menuntut koordinasi antara tim SAR dengan aparat lokal serta relawan setempat. Banyak keluarga yang masih menunggu informasi terkait orang hilang, sementara bantuan darurat diarahkan untuk kebutuhan mendesak para korban.

Penghentian operasi pencarian tidak menghilangkan dampak sosial yang ditinggalkan oleh bencana ini. Masyarakat yang terkena imbas tetap membutuhkan pemulihan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat luapan air.

Catatan Operasional

Dalam setiap situasi tanggap darurat, Basarnas melakukan pencatatan terhadap kegiatan pencarian dan evakuasi untuk keperluan evaluasi dan pelaporan. Data seperti jumlah orang hilang menjadi bagian dari informasi resmi yang dirilis guna memandu langkah lanjutan oleh pihak-pihak terkait.

Peristiwa banjir ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan sistem tanggap darurat yang terkoordinasi antara lembaga penyelamatan, pemerintah daerah, serta masyarakat. Dokumentasi lapangan, termasuk gambar-gambar evakuasi, merekam upaya petugas dalam menolong warga terdampak.

Situasi Saat Ini

Sampai diumumkannya penghentian operasi pencarian oleh Basarnas, tercatat 31 orang masih berstatus hilang. Informasi lebih rinci terkait perkembangan status tersebut akan disampaikan melalui kanal resmi yang berkaitan dengan penanganan bencana.

Gambar: Tampak tim SAR melakukan evakuasi di Beutong, Nagan Raya, salah satu titik terdampak banjir.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

28 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemerintah Tetapkan “Renduk” Rehab-Rekon sebagai Dasar Alokasi Anggaran Pascabencana di Sumatera

27 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri: Sinkronisasi Antarlevel Kunci Hadapi Perubahan Iklim

25 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Penyintas di Pintu Rimba Mendesak Percepatan Pembukaan Jalan dan Pembangunan Huntap

21 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

BMKG Tetapkan Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Berstatus Siaga Karena Curah Hujan Tinggi

21 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi