Kriminolog UI: Polri Perlu Prioritaskan Reformasi Kultural daripada Perubahan Kelembagaan Daop 1 Jakarta Siapkan 787 Ribu Kursi Kereta Jarak Jauh untuk Lebaran Perumda Dharma Jaya Pastikan Stok Daging Sapi dan Ayam Aman Menjelang Ramadhan Rashford dan Raphinha Dipastikan Absen pada Leg Pertama Semifinal Copa kontra Atletico Madrid AHY Tetapkan Target Tol Kapalbetung Siap Fungsional H-10 Lebaran 2026 Persib Berpeluang Turunkan Tiga Rekrutan Baru pada Laga Kontra Ratchaburi

Ekonomi

AHY Tetapkan Target Tol Kapalbetung Siap Fungsional H-10 Lebaran 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

AHY Tetapkan Target Tol Kapalbetung Siap Fungsional Jelang Lebaran 2026

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan target agar ruas Tol Kapalbetung sudah berstatus fungsional pada H-10 menjelang perayaan Lebaran 2026. Penetapan target ini menjadi bagian dari upaya mempercepat kesiapan infrastruktur transportasi yang dinilai strategis pada periode mudik dan arus balik.

Dalam pernyataannya, AHY menegaskan pentingnya memastikan ruas tol tersebut dapat difungsikan lebih awal agar manfaatnya dapat dirasakan sebelum puncak arus perjalanan. Target H-10 mengindikasikan upaya percepatan konstruksi dan penyelesaian pekerjaan pendukung agar ruas tol bisa digunakan meskipun mungkin belum sepenuhnya selesai secara akhir.

Penentuan tenggat waktu ini juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada momen Lebaran, ketika volume lalu lintas umumnya meningkat tajam. Dengan menetapkan batas waktu fungsional, proyek diharapkan diarahkan untuk memenuhi standar operasional minimum yang aman dan layak digunakan oleh publik.

Meskipun target fungsional pada H-10 tidak berarti seluruh pekerjaan konstruksi harus tuntas, fokusnya adalah pada kesiapan segmen jalan dan fasilitas pendukung yang krusial untuk mengakomodasi lalu lintas. Hal ini meliputi penyediaan jalur yang dapat dilewati, rambu keselamatan sementara, serta penanganan titik-titik kritis yang berpotensi menimbulkan hambatan selama periode sibuk.

AHY, sebagai Koordinator bidang yang membawahi pengawasan proyek infrastruktur, mengarahkan koordinasi lintas instansi terkait agar langkah-langkah percepatan dapat dijalankan secara terpadu. Langkah itu melibatkan pemantauan kemajuan proyek, penyesuaian jadwal kerja, serta penanganan hambatan teknis dan administratif agar target operasional dapat dipenuhi.

Penetapan target ini juga berarti pemangku kepentingan proyek harus menyiapkan langkah-langkah mitigasi risiko untuk menjaga keselamatan pengguna jalan saat ruas tol difungsikan sementara. Persiapan tersebut mencakup pengaturan lalu lintas, patroli keselamatan, dan pengelolaan titik-titik yang masih dalam pengerjaan agar pengguna dapat melintasinya dengan aman.

Selain aspek teknis, aspek komunikasi publik juga menjadi bagian penting dalam persiapan fungsional. Informasi mengenai status ruas tol, pengaturan arus, serta potensi pembatasan sementara perlu disampaikan dengan jelas kepada masyarakat agar rencana fungsional berjalan lancar dan dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan.

Penetapan target oleh AHY merupakan langkah konkret dari upaya memastikan infrastruktur strategis siap melayani kebutuhan masyarakat pada saat kritis. Dengan fokus pada kesiapan fungsional menjelang Lebaran 2026, diharapkan ruas Tol Kapalbetung dapat memberikan kontribusi terhadap kelancaran mobilitas warga yang melakukan perjalanan pada masa itu.

Category: Ekonomi

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat dari BAZNAS sebagai Bukti Komitmen

11 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Kemenperin Dorong Hilirisasi Terintegrasi pada Industri Makanan dan Minuman

11 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

Bank Mandiri Fasilitasi Penyaluran Bansos untuk 7,45 Juta Penerima

11 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Bank Vatikan Luncurkan Dua Indeks Saham Berprinsip Katolik

11 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Wagub Emil Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi antara Jepang dan Jawa Timur

11 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi