BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Warta Bumi

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian di Aceh, 31 Orang Masih Berstatus Hilang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Basarnas Mengakhiri Operasi Pencarian Korban Banjir di Aceh

Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan telah menghentikan operasi pencarian terkait peristiwa banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Aceh. Keputusan ini diambil setelah serangkaian kegiatan penelusuran lapangan yang dilakukan tim SAR di lokasi terdampak.

Hingga pemberhentian operasi tersebut, data menunjukkan terdapat 31 orang yang masih berstatus hilang. Angka itu merupakan hasil rekapitulasi pencarian korban yang dilakukan oleh petugas di lapangan sejak dimulainya tanggap darurat.

Lingkup Pencarian dan Kondisi Lapangan

Pencarian dilakukan di sejumlah daerah yang terdampak banjir, melibatkan tim SAR yang dikerahkan untuk menelusuri area terendam dan lokasi evakuasi. Foto yang beredar menunjukkan proses evakuasi dan pengerahan tim di salah satu titik terdampak di Beutong, Nagan Raya.

Masyarakat setempat tetap mencatat kehilangan anggota keluarga dan kerabat, sementara upaya dokumentasi dan pendataan terus dilakukan untuk memastikan kejelasan status setiap individu. Basarnas menyampaikan data penemuan maupun pencarian sebagai bagian dari laporan operasional selama masa tanggap darurat.

Dampak Sosial dan Upaya Penanganan

Banjir yang melanda mempengaruhi mobilitas penduduk dan akses ke sejumlah fasilitas publik. Proses evakuasi dan penanganan korban menuntut koordinasi antara tim SAR dengan aparat lokal serta relawan setempat. Banyak keluarga yang masih menunggu informasi terkait orang hilang, sementara bantuan darurat diarahkan untuk kebutuhan mendesak para korban.

Penghentian operasi pencarian tidak menghilangkan dampak sosial yang ditinggalkan oleh bencana ini. Masyarakat yang terkena imbas tetap membutuhkan pemulihan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat luapan air.

Catatan Operasional

Dalam setiap situasi tanggap darurat, Basarnas melakukan pencatatan terhadap kegiatan pencarian dan evakuasi untuk keperluan evaluasi dan pelaporan. Data seperti jumlah orang hilang menjadi bagian dari informasi resmi yang dirilis guna memandu langkah lanjutan oleh pihak-pihak terkait.

Peristiwa banjir ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan sistem tanggap darurat yang terkoordinasi antara lembaga penyelamatan, pemerintah daerah, serta masyarakat. Dokumentasi lapangan, termasuk gambar-gambar evakuasi, merekam upaya petugas dalam menolong warga terdampak.

Situasi Saat Ini

Sampai diumumkannya penghentian operasi pencarian oleh Basarnas, tercatat 31 orang masih berstatus hilang. Informasi lebih rinci terkait perkembangan status tersebut akan disampaikan melalui kanal resmi yang berkaitan dengan penanganan bencana.

Gambar: Tampak tim SAR melakukan evakuasi di Beutong, Nagan Raya, salah satu titik terdampak banjir.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir

13 Januari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

13 Januari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

BMKG: Sejumlah Wilayah di Sumut Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang pada Rabu

13 Januari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

BKSDA Temukan Kembali Amorphophallus Titanum Mekar di Cagar Alam Palupuh

12 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Tanah Longsor di Dukuh Semliro, Kudus: Tiga Rumah Warga Terkena Dampak

11 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi