BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

BPJPH dan USDA Perkuat Kerja Sama untuk Dorong Perdagangan Produk Halal antara Indonesia dan AS

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BPJPH- USDA Tingkatkan Kolaborasi Perdagangan Produk Halal

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengambil langkah mempererat kerja sama internasional dengan United States Department of Agriculture (USDA) sebagai bagian dari upaya memperkuat perdagangan produk halal antara Indonesia dan Amerika Serikat. Inisiatif ini ditujukan untuk membuka ruang dialog lebih intensif mengenai Jaminan Produk Halal (JPH) pada tingkat bilateral.

Tujuan kerja sama

Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan hubungan yang dapat mendukung arus produk halal antara kedua negara. BPJPH dan USDA berupaya membangun komunikasi yang lebih kuat untuk memperlancar proses perdagangan, termasuk aspek yang terkait dengan kepastian regulasi dan pengakuan terhadap sistem jaminan produk halal.

Manfaat bagi pelaku usaha

Penguatan hubungan ini diharapkan memberi manfaat praktis bagi pelaku usaha kedua negara, khususnya eksportir dan importir yang bergerak di sektor makanan dan produk terkait halal. Dengan hubungan yang lebih solid, diharapkan ada peningkatan kepastian dalam hal persyaratan teknis dan administratif yang selama ini menjadi bagian dari proses perdagangan lintas negara.

Aspek internasionalisasi JPH

Langkah BPJPH untuk memperkuat kerja sama internasional mencerminkan upaya memperluas jangkauan sistem Jaminan Produk Halal Indonesia. Kolaborasi lintas-negara seperti ini penting untuk menguatkan posisi produk halal Indonesia di pasar global, termasuk pasar Amerika Serikat yang memiliki permintaan konsumen beragam.

Peran lembaga terkait

BPJPH sebagai institusi pemerintah yang bertugas menyelenggarakan Jaminan Produk Halal memainkan peran sentral dalam menjembatani kebutuhan regulasi dan kepastian sertifikasi. Di sisi lain, USDA merupakan mitra strategis dari negara tujuan ekspor yang memiliki wewenang dan fungsi terkait keamanan pangan serta perdagangan produk pertanian dan makanan.

Harapan ke depan

Kemitraan ini diharapkan membuka peluang penguatan standar dan prosedur yang dapat saling dikenali antarnegara. Hal ini berpotensi mendukung kelancaran perdagangan, memudahkan akses pasar, dan menumbuhkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal yang diperdagangkan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Informasi lebih rinci mengenai bentuk kerja sama, kegiatan pendukung, atau langkah implementasi teknisnya akan bergantung pada perkembangan dialog antara kedua institusi. Namun, inisiasi penguatan kerja sama ini menandai komitmen untuk memajukan perdagangan produk halal antarnegara melalui saling pengertian dan koordinasi antarlembaga.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi