IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

Ekonomi

BRI Catat Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp178,08 Triliun untuk 3,8 Juta Debitur

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BRI Laporkan Realisasi Penyaluran KUR 2025

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengumumkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2025 mencapai Rp178,08 triliun. Dana tersebut disalurkan kepada sekitar 3,8 juta debitur, menurut laporan yang disampaikan oleh perseroan.

Angka ini menggambarkan jumlah total pembiayaan yang disalurkan oleh BRI dalam kerangka program KUR selama periode 2025. Informasi resmi dari BRI menyebutkan besaran nilai total serta jumlah penerima manfaat, tanpa merinci lebih jauh perincian sektoral atau segmentasi wilayah dalam rilis tersebut.

Dalam laporannya, BRI menegaskan konsistensi penyaluran KUR selama tahun berjalan, dengan jumlah debitur yang mencapai jutaan pihak. Data tersebut menjadi indikator tingkat penyaluran kredit yang difokuskan kepada segmen yang menjadi target pemanfaatan KUR, sesuai pencatatan yang disampaikan oleh bank.

Meski angka total dan jumlah debitur menjadi sorotan utama, informasi publik yang disampaikan belum memuat rincian lebih lanjut dalam konteks proporsi antara debitur baru dan debitur yang melanjutkan fasilitas, maupun komposisi berdasarkan besaran kredit per debitur. BRI juga belum merinci distribusi geografis ataupun perincian sektor usaha penerima kredit dalam pernyataan yang dipublikasikan.

Pelaporan jumlah total penyaluran dan jumlah penerima manfaat menjadi bagian dari pelaporan kegiatan penyaluran kredit bank sepanjang tahun. Bagi pihak terkait dan pengamat, angka-angka agregat ini kerap dijadikan tolok ukur cakupan program pembiayaan yang dilaksanakan lembaga keuangan.

Gambaran umum nilai penyaluran dan jumlah debitur yang dipaparkan BRI membuka ruang bagi pemangku kepentingan untuk menilai skala penyaluran KUR yang dilakukan institusi tersebut selama periode yang dilaporkan. Namun, untuk memahami dampak yang lebih rinci terhadap penerima manfaat atau perekonomian lokal, diperlukan data lanjutan yang tidak tercantum dalam rilis ini.

BRI sebagai pihak pelapor hanya menyampaikan angka kumulatif penyaluran KUR sepanjang 2025. Informasi terkait kebijakan internal, strategi penyaluran, maupun evaluasi efektivitas program dalam konteks output dan outcome tidak disertakan dalam ringkasan yang diumumkan.

Gambar yang menyertai laporan publikasi BRI menampilkan aktivitas terkait layanan perbankan, yang disertakan dalam rilis resmi lembaga. Foto tersebut tersedia sebagai bagian dari bahan publikasi dan dokumentasi yang dirilis bersamaan dengan pengumuman capaian penyaluran.

Perkembangan lebih lanjut dari penyaluran KUR oleh BRI, termasuk data komparatif antar periode dan rincian penerima manfaat, akan bergantung pada keterbukaan informasi lanjutan dari bank atau pihak berwenang yang terkait. Untuk saat ini, publik mendapatkan gambaran terkait besaran total penyaluran dan jumlah debitur yang tercatat sepanjang tahun 2025.

Sumber: Laporan resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

28 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi