BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Warta Bumi

BRIN Kembangkan Bauran Nature-based Solutions untuk Mitigasi Gelombang Ekstrem di YIA

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BRIN Gagas Bauran NbS untuk Meredam Risiko Gelombang Ekstrem di YIA

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan bauran Nature-based Solutions (NbS) sebagai pendekatan mitigasi terhadap gelombang ekstrem di sekitar kawasan Yogyakarta International Airport (YIA). Inisiatif ini bertujuan mencari solusi yang mengandalkan pendekatan alami untuk memperkecil risiko dan dampak hidrometeorologi pada infrastruktur strategis.

Pengembangan bauran NbS oleh BRIN menempatkan pendekatan berbasis alam sebagai alternatif atau pelengkap upaya mitigasi teknis. Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk mengintegrasikan sejumlah tindakan berbasis ekosistem yang dapat meningkatkan ketahanan garis pantai dan fasilitas penting terhadap peristiwa gelombang ekstrem.

Langkah penelitian dan pengembangan yang dilakukan diarahkan pada pemahaman karakteristik gelombang ekstrem serta respon ekosistem pesisir terhadap gangguan tersebut. Dengan memahami dinamika ini, BRIN bertujuan merumuskan kombinasi langkah konservasi dan rekayasa alamiah yang paling sesuai untuk kondisi lokal di sekitar YIA.

Implementasi bauran NbS dipandang sebagai upaya yang tidak hanya fokus pada perlindungan fisik, tetapi juga pada pemeliharaan fungsi ekosistem. Hal ini mencakup upaya untuk mempertahankan atau memulihkan unsur-unsur alamiah yang berperan dalam meredam energi gelombang, sehingga dampak terhadap infrastruktur dapat diminimalkan.

Selain aspek teknis, pengembangan NbS juga mengandung dimensi pengelolaan dan pemantauan jangka panjang. Upaya ini meliputi perencanaan berbasis bukti untuk menentukan kombinasi tindakan yang tepat, serta mekanisme pemantauan guna menilai efektivitas langkah-langkah yang diterapkan seiring waktu.

BRIN menempatkan pendekatan yang bersifat integratif, memadukan pengetahuan ilmiah dengan praktik pengelolaan ekosistem yang adaptif. Tujuannya adalah menghasilkan solusi yang berkelanjutan, dapat menurunkan risiko bagi infrastruktur dan masyarakat di sekitar area yang rentan, sekaligus mempertahankan nilai-nilai ekologis wilayah pesisir.

Inisiatif tersebut relevan mengingat peran YIA sebagai fasilitas transportasi penting yang membutuhkan perlindungan dari berbagai ancaman alam. Dengan mengembangkan bauran NbS, BRIN berharap dapat memberikan alternatif mitigasi yang ramah lingkungan dan berdampak jangka panjang.

Gambar terkait laporan ini menunjukkan kondisi kawasan yang menjadi fokus kajian. Sumber foto: Warta Bumi.

Catatan: Informasi ini disusun berdasarkan laporan pengembangan bauran Nature-based Solutions oleh BRIN untuk mitigasi gelombang ekstrem di YIA tanpa menambahkan data baru di luar sumber.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi