Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik

Tekno

BRIN Tetapkan Ketahanan Pangan, Penanggulangan Bencana, dan Teknologi Strategis sebagai Prioritas Riset 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BRIN Prioritaskan Riset Ketahanan Pangan, Bencana, dan Teknologi Strategis untuk 2026

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyatakan bahwa institusinya akan memusatkan kegiatan penelitian pada tiga bidang utama pada tahun 2026: ketahanan pangan, mitigasi dan penanggulangan bencana, serta pengembangan teknologi strategis. Langkah ini ditempuh sebagai respons terhadap kebutuhan nasional untuk memperkuat fondasi ketahanan dan kapasitas inovasi.

Fokus pada ketahanan pangan

Salah satu prioritas BRIN adalah memperkuat riset yang mendukung ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan. Penekanan ini mencakup upaya memperbaiki sistem produksi, distribusi, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan keamanan pangan secara menyeluruh. BRIN menempatkan isu ketahanan pangan sebagai area penting demi menjamin ketahanan nasional dalam jangka panjang.

Penanganan bencana sebagai prioritas riset

Riset terkait bencana menjadi perhatian utama lain yang ditetapkan oleh BRIN. Bidang ini meliputi penelitian untuk mengurangi risiko, meningkatkan kesiapsiagaan, dan mempercepat pemulihan pasca-bencana. Dengan fokus pada mitigasi dan adaptasi, BRIN berharap riset yang dihasilkan dapat mendukung kebijakan dan praktik di lapangan untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur dari dampak kejadian bencana.

Pengembangan teknologi strategis

Selain ketahanan pangan dan bencana, BRIN juga menyoroti pentingnya pengembangan teknologi strategis. Riset di bidang ini diarahkan untuk memperkuat kapabilitas teknologi yang dianggap krusial bagi kepentingan nasional, termasuk pemanfaatan inovasi untuk mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing. Pendekatan ini bertujuan menciptakan solusi teknologi yang relevan dan aplikatif bagi berbagai sektor.

Koordinasi dan dampak riset

Arif Satria menegaskan bahwa penetapan prioritas tersebut dilakukan untuk mengarahkan sumber daya riset secara lebih efektif. BRIN diharapkan mengoordinasikan kegiatan penelitian dan inovasi agar menghasilkan keluaran yang dapat dipakai oleh pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas ilmiah. Tujuannya adalah memastikan hasil penelitian memiliki manfaat nyata dan dapat diimplementasikan dalam kebijakan maupun praktik.

Harapan terhadap hasil riset

Dengan fokus yang lebih terarah, BRIN berharap penelitian pada tiga bidang prioritas ini mampu menghasilkan solusi yang memperkuat ketahanan nasional dan mendorong kemajuan teknologi. Hasil riset yang diharapkan meliputi peningkatan kapasitas adaptasi terhadap ancaman, inovasi produk dan proses, serta rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti.

Penetapan prioritas riset BRIN untuk 2026 menunjukkan upaya institusi tersebut dalam menanggapi tantangan strategis yang dihadapi negara. Langkah ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya peran riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan tahan terhadap berbagai risiko.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UMRAH Resmikan Elang Laut 1, Kapal Riset Pertama untuk Perkuat Pendidikan Maritim

26 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

HKI Dorong JDA Semikonduktor dengan AS untuk Mempercepat Transformasi Teknologi

26 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kioxia Bagikan Sampel Memori Flash Tertanam UFS 5.0 untuk Aplikasi Seluler Generasi Berikutnya

25 Februari 2026 - 20:30 WIB

Komunikasi Publik Berubah: Peran Netizen dan Ruang Digital dalam Demokrasi Indonesia

25 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Museum Iptek di China Catat Lebih dari 3,5 Juta Pengunjung saat Liburan

24 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno