Polrestabes Bandung Dalami Kasus Kematian Siswa SMAN 5 Bandung di Cihampelas Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret KCNA Laporkan Sub‑Unit Artileri Jarak Jauh Korut Gelar Uji Coba Ultrapresisi 13 Penumpang Dievakuasi dari Kapal Rusak di Perairan Pulau Karang Beras Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang Bahlil Dorong Penguatan Kerja Sama Energi di Kawasan Indo-Pasifik

Tekno

BRIN Tetapkan Ketahanan Pangan, Penanggulangan Bencana, dan Teknologi Strategis sebagai Prioritas Riset 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

BRIN Prioritaskan Riset Ketahanan Pangan, Bencana, dan Teknologi Strategis untuk 2026

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyatakan bahwa institusinya akan memusatkan kegiatan penelitian pada tiga bidang utama pada tahun 2026: ketahanan pangan, mitigasi dan penanggulangan bencana, serta pengembangan teknologi strategis. Langkah ini ditempuh sebagai respons terhadap kebutuhan nasional untuk memperkuat fondasi ketahanan dan kapasitas inovasi.

Fokus pada ketahanan pangan

Salah satu prioritas BRIN adalah memperkuat riset yang mendukung ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan. Penekanan ini mencakup upaya memperbaiki sistem produksi, distribusi, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan keamanan pangan secara menyeluruh. BRIN menempatkan isu ketahanan pangan sebagai area penting demi menjamin ketahanan nasional dalam jangka panjang.

Penanganan bencana sebagai prioritas riset

Riset terkait bencana menjadi perhatian utama lain yang ditetapkan oleh BRIN. Bidang ini meliputi penelitian untuk mengurangi risiko, meningkatkan kesiapsiagaan, dan mempercepat pemulihan pasca-bencana. Dengan fokus pada mitigasi dan adaptasi, BRIN berharap riset yang dihasilkan dapat mendukung kebijakan dan praktik di lapangan untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur dari dampak kejadian bencana.

Pengembangan teknologi strategis

Selain ketahanan pangan dan bencana, BRIN juga menyoroti pentingnya pengembangan teknologi strategis. Riset di bidang ini diarahkan untuk memperkuat kapabilitas teknologi yang dianggap krusial bagi kepentingan nasional, termasuk pemanfaatan inovasi untuk mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing. Pendekatan ini bertujuan menciptakan solusi teknologi yang relevan dan aplikatif bagi berbagai sektor.

Koordinasi dan dampak riset

Arif Satria menegaskan bahwa penetapan prioritas tersebut dilakukan untuk mengarahkan sumber daya riset secara lebih efektif. BRIN diharapkan mengoordinasikan kegiatan penelitian dan inovasi agar menghasilkan keluaran yang dapat dipakai oleh pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas ilmiah. Tujuannya adalah memastikan hasil penelitian memiliki manfaat nyata dan dapat diimplementasikan dalam kebijakan maupun praktik.

Harapan terhadap hasil riset

Dengan fokus yang lebih terarah, BRIN berharap penelitian pada tiga bidang prioritas ini mampu menghasilkan solusi yang memperkuat ketahanan nasional dan mendorong kemajuan teknologi. Hasil riset yang diharapkan meliputi peningkatan kapasitas adaptasi terhadap ancaman, inovasi produk dan proses, serta rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti.

Penetapan prioritas riset BRIN untuk 2026 menunjukkan upaya institusi tersebut dalam menanggapi tantangan strategis yang dihadapi negara. Langkah ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya peran riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan tahan terhadap berbagai risiko.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Xiaomi 18 Ultra Dikabarkan Bisa Meluncur Lebih Cepat pada Desember dengan Fokus pada Kamera

9 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Apple Dilaporkan Akan Gunakan 3D Printing Berbahan Aluminium untuk iPhone dan Apple Watch

9 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

MediaTek dan Starlink Pamer Integrasi Komunikasi Satelit pada Perangkat Seluler di MWC 2026

6 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Aplikasi Trading Crypto di Indonesia Menyongsong Era “Digital Maturity” 2026

6 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

ShopeePay Luncurkan Fitur Interaktif ‘Goyang ShopeePay’ Selama Ramadhan

6 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno