Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah Pemprov Jateng Memberangkatkan Lebih dari 16 Ribu Peserta Mudik Gratis di TMII Serangan TPNPB di Kawasan Tambrauw-Grasberg Dinilai Mengganggu Stabilitas Sosial

Dunia

China Desak AS Kurangi Senjata Nuklir Demi Denuklirisasi Dunia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Juru bicara Kedutaan Besar China di Amerika Serikat, Liu Pengyu, menyatakan bahwa Washington perlu mengurangi persenjataan nuklirnya sebagai prasyarat utama untuk mencapai tujuan denuklirisasi dunia. Pernyataan ini disampaikan Liu Pengyu kepada media RIA Novosti pada hari Minggu.

Liu menegaskan bahwa langkah nyata dari Amerika Serikat dalam mengurangi stok senjata nuklir merupakan bagian penting dari proses denuklirisasi yang berkelanjutan dan kredibel. Tanpa adanya pengurangan senjata nuklir yang signifikan dari pihak AS, upaya denuklirisasi global dinilai akan kurang efektif atau sulit tercapai.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dan diskusi internasional mengenai kontrol senjata nuklir serta perlunya menjaga stabilitas strategis antara negara-negara dengan kemampuan nuklir besar. China menonjolkan pentingnya tanggung jawab bersama dan kesungguhan dalam pengurangan senjata nuklir, terutama oleh negara-negara yang memiliki arsenalinuklir terbesar seperti Amerika Serikat.

Isu denuklirisasi menjadi salah satu fokus utama dalam berbagai pertemuan dan diskusi di tingkat internasional, mengingat potensi ancaman besar yang ditimbulkan oleh senjata nuklir terhadap keamanan global dan keberlangsungan hidup umat manusia.

Gambar ilustrasi yang mendampingi berita ini menunjukkan fenomena awan cendawan, yang identik dengan ledakan nuklir, memperkuat urgensi peringatan dan himbauan dari pihak China terkait perlunya pengurangan senjata nuklir.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda

16 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

KCNA Laporkan Sub‑Unit Artileri Jarak Jauh Korut Gelar Uji Coba Ultrapresisi

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Prancis Serahkan Kembali Genderang Suci “Djidji Ayokwe” kepada Masyarakat Atchan di Pantai Gading

14 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Macron: Seorang Prajurit Prancis Meninggal Usai Diserang Drone di Irak

13 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

DK PBB Gagal Mengesahkan Rancangan Resolusi yang Mendesak Penghentian Aktivitas Militer

12 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia