BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Ekonomi

Dirut Bulog Tekankan Penguatan Stabilitas Pangan Jelang 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan perlunya penguatan stabilitas pangan nasional menjelang tahun 2026. Pernyataan itu menekankan pentingnya upaya pengamanan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun yang akan datang.

Fokus pada pengamanan sebagai langkah utama

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, pengamanan menjadi langkah krusial untuk menjaga keberlangsungan pasokan dan kestabilan di sektor pangan. Ia menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Penekanan pada pengamanan ini mencerminkan perhatian Bulog terhadap berbagai tantangan yang dapat memengaruhi ketersediaan bahan pokok. Langkah-langkah pengamanan dipandang sebagai instrumen penting untuk merespons dinamika pasokan dan permintaan, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga.

Peran Bulog dalam konteks nasional

Sebagai badan yang berfokus pada urusan pangan, Bulog diharapkan memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Pernyataan pimpinan lembaga tersebut menjadi sinyal bahwa institusi berkomitmen pada upaya preventif dan responsif untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul seiring berjalannya waktu menuju 2026.

Pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan juga menjadi bagian dari pesan yang tersirat dalam penegasan tersebut. Menjaga kestabilan pangan tidak hanya memerlukan tindakan internal, tetapi juga sinergi antar-pemangku kepentingan terkait agar langkah pengamanan dapat berjalan efektif.

Menuju tahun kerja baru

Menyongsong 2026, pernyataan ini menggambarkan keseriusan institusi untuk menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas. Penguatan pengamanan diartikan sebagai upaya menjaga kesinambungan pasokan dan menyiapkan respons terhadap fluktuasi yang mungkin terjadi di pasar pangan.

Penegasan dari pimpinan Bulog tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa perhatian terhadap sektor pangan akan dipertahankan dan diperkuat seiring dengan persiapan menghadapi agenda tahun berikutnya.

Gambar:

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi