BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

Dirut Bulog Tekankan Penguatan Stabilitas Pangan Jelang 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan perlunya penguatan stabilitas pangan nasional menjelang tahun 2026. Pernyataan itu menekankan pentingnya upaya pengamanan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun yang akan datang.

Fokus pada pengamanan sebagai langkah utama

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, pengamanan menjadi langkah krusial untuk menjaga keberlangsungan pasokan dan kestabilan di sektor pangan. Ia menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Penekanan pada pengamanan ini mencerminkan perhatian Bulog terhadap berbagai tantangan yang dapat memengaruhi ketersediaan bahan pokok. Langkah-langkah pengamanan dipandang sebagai instrumen penting untuk merespons dinamika pasokan dan permintaan, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga.

Peran Bulog dalam konteks nasional

Sebagai badan yang berfokus pada urusan pangan, Bulog diharapkan memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Pernyataan pimpinan lembaga tersebut menjadi sinyal bahwa institusi berkomitmen pada upaya preventif dan responsif untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul seiring berjalannya waktu menuju 2026.

Pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan juga menjadi bagian dari pesan yang tersirat dalam penegasan tersebut. Menjaga kestabilan pangan tidak hanya memerlukan tindakan internal, tetapi juga sinergi antar-pemangku kepentingan terkait agar langkah pengamanan dapat berjalan efektif.

Menuju tahun kerja baru

Menyongsong 2026, pernyataan ini menggambarkan keseriusan institusi untuk menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas. Penguatan pengamanan diartikan sebagai upaya menjaga kesinambungan pasokan dan menyiapkan respons terhadap fluktuasi yang mungkin terjadi di pasar pangan.

Penegasan dari pimpinan Bulog tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa perhatian terhadap sektor pangan akan dipertahankan dan diperkuat seiring dengan persiapan menghadapi agenda tahun berikutnya.

Gambar:

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi