Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah Pemprov Jateng Memberangkatkan Lebih dari 16 Ribu Peserta Mudik Gratis di TMII Serangan TPNPB di Kawasan Tambrauw-Grasberg Dinilai Mengganggu Stabilitas Sosial

Ekonomi

Dirut Bulog Tekankan Penguatan Stabilitas Pangan Jelang 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan perlunya penguatan stabilitas pangan nasional menjelang tahun 2026. Pernyataan itu menekankan pentingnya upaya pengamanan sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun yang akan datang.

Fokus pada pengamanan sebagai langkah utama

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, pengamanan menjadi langkah krusial untuk menjaga keberlangsungan pasokan dan kestabilan di sektor pangan. Ia menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Penekanan pada pengamanan ini mencerminkan perhatian Bulog terhadap berbagai tantangan yang dapat memengaruhi ketersediaan bahan pokok. Langkah-langkah pengamanan dipandang sebagai instrumen penting untuk merespons dinamika pasokan dan permintaan, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga.

Peran Bulog dalam konteks nasional

Sebagai badan yang berfokus pada urusan pangan, Bulog diharapkan memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Pernyataan pimpinan lembaga tersebut menjadi sinyal bahwa institusi berkomitmen pada upaya preventif dan responsif untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul seiring berjalannya waktu menuju 2026.

Pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan juga menjadi bagian dari pesan yang tersirat dalam penegasan tersebut. Menjaga kestabilan pangan tidak hanya memerlukan tindakan internal, tetapi juga sinergi antar-pemangku kepentingan terkait agar langkah pengamanan dapat berjalan efektif.

Menuju tahun kerja baru

Menyongsong 2026, pernyataan ini menggambarkan keseriusan institusi untuk menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas. Penguatan pengamanan diartikan sebagai upaya menjaga kesinambungan pasokan dan menyiapkan respons terhadap fluktuasi yang mungkin terjadi di pasar pangan.

Penegasan dari pimpinan Bulog tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa perhatian terhadap sektor pangan akan dipertahankan dan diperkuat seiring dengan persiapan menghadapi agenda tahun berikutnya.

Gambar:

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen

16 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

ESDM Puji Kesiapan Pertamina dalam Menjaga Pasokan Energi Saat Lebaran

14 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

RUPST BCA Tetapkan Rasio Dividen 72% untuk Tahun Buku 2025

12 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

IHSG Ditutup Melemah, Mengikuti Bursa Asia Seiring Volatilitas Harga Minyak

12 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Bahlil Pastikan Ketersediaan BBM Aman dan Serukan Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying

10 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi