Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Pasar Menanti Data Inflasi AS Memahami Karakter Tahun Kuda Api: Semangat Optimisme dan Keberanian Pengunjung Muslim Memasuki Kompleks Masjid Dome of the Rock di Kota Tua Yerussalem Menteri Pertahanan Tinjau Pengerukan Sedimentasi oleh Satgas Kuala di Aceh Tamiang Pemprov DKI Perkuat Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini Lewat MLSC Jakarta 2026 DPR Dorong Promosi Cagar Budaya Banyuwangi Lebih Masif

Humaniora

DPR Dorong Promosi Cagar Budaya Banyuwangi Lebih Masif

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah daerah bersama pihak terkait memperkuat upaya promosi cagar budaya di Kabupaten Banyuwangi. Ia menekankan pentingnya langkah lebih intensif untuk mengenalkan warisan budaya daerah kepada masyarakat luas dan pengunjung.

Upaya promosi sebagai kunci pelestarian

Menurut Abdul Fikri, promosi yang digencarkan bukan hanya soal memperbanyak publikasi, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai sejarah dan budaya dapat sampai ke berbagai lapisan masyarakat. Promosi yang efektif dinilai penting untuk mendorong penghargaan publik terhadap situs dan artefak yang termasuk cagar budaya, sekaligus mendukung upaya pelestarian jangka panjang.

Peningkatan promosi diharapkan mampu memperkuat posisi cagar budaya sebagai aset lokal yang memiliki nilai edukatif dan potensi untuk meningkatkan kunjungan. Dengan demikian, pelestarian benda dan lokasi bersejarah dapat dipandang bukan hanya sebagai kewajiban konservasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan budaya dan ekonomi lokal.

Peran berbagai pihak

Abdul Fikri mengajak pemerintah daerah, pelaku pariwisata, lembaga kebudayaan, akademisi, serta komunitas lokal untuk bersinergi dalam upaya promosi. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar informasi mengenai cagar budaya tersampaikan secara komprehensif, akurat, dan menarik bagi penerima informasi baik domestik maupun asing.

Sinergi ini mencakup pertukaran peran, dari penyediaan data dan materi edukasi oleh lembaga pemerintahan dan ahli, hingga pengemasan konten yang menarik oleh praktisi pariwisata dan media. Keterlibatan komunitas setempat juga dianggap penting agar pengelolaan cagar budaya tetap berakar pada kearifan lokal dan memberi manfaat langsung bagi warga.

Saluran promosi dan pendekatan

Langkah promosi yang lebih intensif dapat mencakup berbagai pendekatan, mulai dari program edukasi formal dan nonformal, penyusunan materi informatif yang mudah diakses, hingga pemanfaatan platform digital untuk jangkauan lebih luas. Penyajian informasi yang menarik dan akurat menjadi kunci untuk menarik perhatian generasi muda yang banyak mengandalkan media daring.

Pameran, festival budaya, tur bertema, serta publikasi multimedia dapat menjadi bagian dari strategi yang lebih luas. Penataan kunjungan yang tertata juga akan membantu pengunjung memahami konteks sejarah dan budaya dari setiap situs cagar budaya, sehingga pengalaman kunjungan menjadi lebih bermakna.

Tujuan jangka panjang

Tujuan dari promosi yang masif adalah memastikan kelestarian cagar budaya melalui peningkatan kepedulian dan dukungan publik. Selain itu, pengenalan yang lebih baik terhadap aset budaya diharapkan turut memberi tambahan nilai bagi pembangunan lokal, misalnya melalui penguatan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan peningkatan promosi dan kerja sama berbagai pihak, cagar budaya Banyuwangi dapat dipertahankan nilai historis dan budayanya sekaligus dioptimalkan sebagai sumber pembelajaran serta daya tarik wisata yang bertanggung jawab.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BKKBN Aceh Latih Relawan Dalam Dukungan Psikososial untuk Pemulihan Pascabencana

12 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Batuk dan demam berulang pada anak bisa jadi tanda penyakit jantung bawaan, kata ahli

12 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Kemendagri Dorong Rumah Ibadah Berperan sebagai Pusat Ekonomi dan Sosial

12 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

BPJPH Laporkan 2.340 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Telah Bersertifikat Halal

12 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

Mendes: Masjid Desa Harus Berfungsi sebagai Pusat Pemberdayaan dan Penguatan SDM

11 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora