Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret

Dunia

Foto Tunjukkan Kerusakan di Pusat Riset Venezuela yang Diduga Akibat Serangan AS

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kerusakan Terlihat pada Pusat Riset Ilmiah di Miranda

Foto yang beredar memperlihatkan kondisi rusak pada fasilitas Institut Penelitian Ilmiah di Negara Bagian Miranda, Venezuela. Gambar tersebut menunjukkan bangunan dengan tanda-tanda kehancuran fisik, termasuk puing di sekitar lokasi dan bagian fasad yang retak atau terbuka.

Menurut laporan yang menyertai foto, kerusakan ini dikaitkan dengan serangan yang dilaporkan berasal dari Amerika Serikat. Informasi pada foto menyebut bahwa dampak itu terjadi pada institusi yang berfungsi sebagai pusat kegiatan penelitian ilmiah di wilayah tersebut.

Visualisasi Dampak pada Fasilitas Penelitian

Dalam potret yang tersebar, terlihat fragmen material bangunan berserakan di area luar, sementara beberapa bagian interior tampak terekspos. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan atau benturan yang menyebabkan struktur bangunan mengalami kerusakan. Foto juga menampilkan pintu dan jendela yang mengalami kerusakan, serta bekas material yang runtuh di sekitarnya.

Meskipun foto memberi gambaran visual tentang tingkat kerusakan fisik, keterangan di sekitarnya terbatas pada penyebutan lokasi dan dugaan penyebab serangan. Rincian lebih jauh mengenai waktu kejadian, korban, atau kerugian spesifik tidak tercantum dalam keterangan gambar yang tersedia.

Implikasi bagi Aktivitas Riset

Kondisi seperti ini berpotensi mengganggu operasional institusi penelitian, termasuk gangguan pada fasilitas laboratorium, peralatan penelitian, serta dokumen atau sampel yang mungkin tersimpan di lokasi. Gangguan pada pusat penelitian dapat memberi dampak jangka pendek pada kelanjutan proyek ilmiah dan kegiatan akademik yang bergantung pada infrastruktur tersebut.

Selain kerusakan fisik, peristiwa semacam ini umumnya menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan personel dan keamanan aset penelitian. Namun, dari foto dan keterangan singkat yang menyertai gambar belum tersedia informasi terperinci mengenai kondisi staf atau inventaris yang terdampak.

Catatan Sumber dan Keterbatasan Informasi

Gambar yang menjadi dasar pemberitaan ini berasal dari laporan foto yang memperlihatkan dampak pada Institut Penelitian Ilmiah di Miranda, Venezuela. Keterangan pada foto menyebutkan dugaan keterlibatan serangan dari Amerika Serikat sebagai penyebab kerusakan. Di luar visual yang ditampilkan, informasi tambahan terkait latar waktu, kronologi kejadian, dan pernyataan resmi pihak terkait tidak tercantum dalam materi gambar.

Oleh karena keterbatasan detail, pembaca disarankan untuk menunggu konfirmasi resmi atau laporan lanjutan yang memberikan keterangan lebih lengkap mengenai penyebab, respons pihak berwenang, dan langkah pemulihan yang akan dilakukan.

Gambar terkait: Ilustrasi kerusakan fasilitas Institut Penelitian Ilmiah, Negara Bagian Miranda, Venezuela, sebagaimana terlihat dalam foto yang beredar.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Ramadhan di New York: Kehangatan Kebersamaan Menyusuri Musim Dingin

27 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan

27 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia