BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Humaniora

Gubernur Pramono Anung: Rayakan Natal dengan Sukacita dan Kesederhanaan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Ajakan untuk Merayakan Natal Secara Sederhana

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerukan kepada umat Kristiani agar merayakan hari Natal dengan sukacita, namun tetap menekankan pentingnya sikap kesederhanaan. Pernyataan itu menegaskan pilihan untuk memaknai perayaan secara lebih sederhana tanpa mengurangi kebahagiaan yang menjadi esensi perayaan tersebut.

Menjaga Makna Spiritual di Tengah Perayaan

Menurut Pramono, perayaan Natal perlu diarahkan pada penguatan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan. Dengan bersikap sederhana, masyarakat diharapkan dapat lebih fokus pada makna Natal itu sendiri — yaitu refleksi, tolong-menolong, dan kebersamaan keluarga — daripada semata-mata menonjolkan aspek konsumtif.

Kesederhanaan sebagai Pilihan Bermakna

Gagasan merayakan secara sederhana tidak hanya dilihat sebagai pembatasan gaya hidup, tetapi sebagai cara untuk mengutamakan hakekat perayaan. Pramono mengedepankan bahwa suasana sukacita tetap dapat dirasakan meski bentuk perayaan dibuat lebih sederhana, hangat, dan bermakna bagi keluarga serta komunitas.

Perayaan yang Menyatukan

Dalam ajakannya, Pramono juga menyinggung pentingnya menjaga kebersamaan dan rasa saling menghormati antarwarga. Perayaan keagamaan yang dijalankan dengan sikap sederhana, menurutnya, dapat menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Pesan untuk Pelaksanaan yang Bijak

Imbauan gubernur ini dapat dipahami sebagai dorongan untuk melaksanakan perayaan dengan bijak, menyesuaikan tradisi dan kebiasaan dengan kondisi masing-masing keluarga dan komunitas. Prinsip sederhana tersebut memberi ruang bagi tiap individu untuk merayakan sesuai kemampuan tanpa tekanan untuk meniru gaya perayaan yang berlebihan.

Penutup

Secara keseluruhan, seruan Gubernur DKI Jakarta menaruh perhatian pada bagaimana perayaan Natal dapat berlangsung penuh sukacita sekaligus berlandaskan kesederhanaan. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga nuansa spiritual dan kultural perayaan, sambil mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Dokumentasi gambar:

Gubernur Pramono Anung

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Makam Kerajaan Ungkap Koleksi Satwa Langka Tertua di China

11 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Situbondo Bersiap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35: Serangkaian Persiapan Dilakukan

11 Januari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora