Danantara Siap Jajaki Investasi di Sektor Ketahanan Pangan saat Hadiri WEF
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyatakan akan memanfaatkan kehadirannya di forum internasional World Economic Forum (WEF) untuk menawarkan kerja sama investasi di bidang ketahanan pangan. Langkah ini merupakan upaya untuk membuka peluang kolaborasi dengan beragam pihak yang berkepentingan dalam mengatasi tantangan pangan.
Memperluas jaringan dan menarik mitra
Dalam keikutsertaannya di WEF, Danantara berencana menjajaki peluang kemitraan strategis dengan investor, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lain. Fokus utama adalah mencari mitra yang berminat berinvestasi dalam proyek serta inisiatif yang berkaitan dengan peningkatan ketahanan pangan, mulai dari produksi sampai distribusi.
Ketahanan pangan sebagai prioritas
Isu ketahanan pangan menjadi salah satu perhatian utama dalam agenda global karena keterkaitan langsungnya dengan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi. Melalui pendekatan investasi yang terarah, harapannya adalah mendukung upaya peningkatan ketersediaan pangan, efisiensi rantai pasok, serta ketahanan terhadap guncangan eksternal.
Peluang untuk berbagai segmen
Penawaran investasi yang dibawa ke WEF diposisikan sebagai ajakan bagi pihak-pihak yang ingin berkontribusi pada segmen-segmen terkait ketahanan pangan. Ini dapat mencakup pengembangan kapasitas produksi, adopsi teknologi pertanian, penyempurnaan infrastruktur penyimpanan dan distribusi, serta inisiatif lain yang memperkuat sistem pangan secara menyeluruh.
Dialog internasional dan kolaborasi
Keikutsertaan di forum internasional memberi ruang bagi Danantara untuk berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan lintas negara. Forum seperti WEF memungkinkan pertukaran pandangan mengenai tantangan dan solusi inovatif, sehingga mempermudah pembentukan aliansi serta skema pembiayaan yang mendukung proyek ketahanan pangan.
Harapan terhadap investasi berkelanjutan
Strategi investasi yang ditawarkan diarahkan agar memiliki dampak jangka panjang dan berkelanjutan. Dengan mengarahkan modal ke inisiatif yang meningkatkan produktivitas dan ketahanan sistem pangan, diharapkan manfaatnya tidak hanya bersifat ekonomi tetapi juga sosial, termasuk akses pangan yang lebih baik bagi masyarakat luas.
Langkah selanjutnya
Selama kehadiran di forum, Danantara diperkirakan akan melakukan pertemuan, mempresentasikan peluang yang tersedia, dan menjajaki skema kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan mitra. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mempertemukan modal dan proyek yang relevan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan.
Dengan inisiatif ini, Danantara menempatkan sektor ketahanan pangan sebagai fokus penting dalam agenda investasinya dan berupaya menggalang dukungan dari komunitas investor internasional melalui platform dialog global seperti WEF.
Foto: ANTARA News






