Seorang pejabat senior Hamas mengonfirmasi pada Kamis (11/12) bahwa faksi-faksi Palestina yang berada di Gaza telah memberikan persetujuan terhadap kehadiran pasukan internasional. Persetujuan ini diberikan dengan batasan yang jelas, yakni kehadiran pasukan tersebut hanya untuk tujuan memantau pelaksanaan gencatan senjata di wilayah Gaza.
Langkah ini menunjukkan respons dari Hamas dan faksi-faksi lain terhadap upaya menjaga kestabilan dan mencegah kembali terjadinya konflik yang lebih luas. Dengan adanya pasukan internasional sebagai pengawas, diharapkan situasi keamanan di Gaza dapat dipantau secara lebih objektif dan ketat serta gencatan senjata dapat bertahan dalam jangka panjang.
Keputusan ini mendapat perhatian dari komunitas internasional karena menjadi salah satu langkah strategis dalam proses perdamaian di kawasan yang selama ini sering terjadi ketegangan. Kehadiran pasukan internasional tidak dimaksudkan sebagai partisipasi militer, melainkan pengawasan ketat atas ketaatan semua pihak terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Faksi-faksi di Gaza, khususnya Hamas, memahami pentingnya peran pengawasan independen untuk memperkuat kepercayaan antar pihak yang sedang bernegosiasi dan sekaligus memberikan jaminan perlindungan terhadap pelanggaran yang mungkin terjadi. Dengan demikian, misi pengawasan internasional ini diharapkan mendukung stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.
Foto: ANTARA News






