HKI Tekankan Peran JDA Semikonduktor dengan AS dalam Transformasi Teknologi
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan pentingnya penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) di bidang semikonduktor bersama mitra dari Amerika Serikat sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan transformasi teknologi. HKI melihat kesepakatan tersebut sebagai titik awal yang krusial bagi upaya pengembangan ekosistem teknologi di dalam negeri.
Fokus pada percepatan teknologi
Menurut pernyataan HKI, penandatanganan JDA dinilai memberi momentum bagi transformasi teknologi yang lebih luas. Inisiatif semacam ini dianggap mampu menjadi katalisator bagi pengembangan kapabilitas industri lokal serta pembentukan hubungan kerja sama yang lebih intensif dengan mitra internasional.
Harapan terhadap efek berantai
HKI menekankan harapan bahwa kesepakatan pembangunan bersama di sektor semikonduktor akan memunculkan efek berantai yang positif, termasuk dalam hal penguatan kapasitas industri, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pembentukan rantai pasok yang lebih kokoh. Penekanan ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk mengejar percepatan transformasi teknologi di sejumlah sektor.
Peran kawasan industri
Sebagai organisasi yang mewakili kawasan industri, HKI menyoroti pentingnya peran kawasan industri dalam mendukung pelaksanaan kerja sama teknis dan investasi. HKI menganggap kawasan industri sebagai infrastruktur penting yang dapat memfasilitasi implementasi proyek teknologi besar dan kolaborasi lintas sektor.
Pentingnya kerja sama internasional
HKI menilai kerja sama internasional, termasuk melalui JDA dengan negara mitra seperti Amerika Serikat, merupakan salah satu instrumen untuk mempercepat adopsi dan pengembangan teknologi maju. Penekanan diberikan pada perlunya sinergi antara pihak swasta, pengelola kawasan industri, dan pemangku kepentingan lain untuk memaksimalkan potensi kerja sama tersebut.
Langkah ke depan
Dalam pandangan HKI, tindak lanjut dari penandatanganan JDA akan menentukan seberapa efektif kesepakatan itu dalam menjawab kebutuhan transformasi teknologi. Oleh karena itu, diperlukan komitmen berkelanjutan dari semua pihak terkait agar manfaat dari kerja sama dapat terwujud secara nyata di lapangan.
Gambar pendukung: HKI-perjanjian.jpg
Foto: ANTARA News






