BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Ekonomi

IHSG Naik Didukung Optimisme Menjelang ‘Santa Claus Rally’

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

IHSG Menguat Seiring Sambutan ‘Santa Claus Rally’

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia bergerak menguat pada perdagangan Senin, seiring meningkatnya sentimen positif di kalangan pelaku pasar yang menyambut momentum yang dikenal sebagai “Santa Claus Rally”.

Sentimen optimistis ini tercermin dari pergerakan pasar yang menunjukkan kecenderungan penguatan pada sesi awal pekan. Para pelaku pasar tampak lebih percaya diri, sehingga tekanan jual mereda dan permintaan terhadap saham-saham tertentu meningkat.

Fenomena “Santa Claus Rally” yang kerap menjadi perhatian investor pada akhir tahun tampak memengaruhi ekspektasi pasar lokal. Meskipun istilah ini mengacu pada periode tertentu dalam kalender pasar, pengaruhnya terhadap psikologi investor terlihat cukup signifikan pada perdagangan awal pekan.

Pelaku pasar umumnya menilai bahwa optimisme akhir tahun dapat mendorong aktivitas transaksi dan aliran modal yang lebih positif, sehingga berkontribusi pada pergerakan indeks secara keseluruhan. Di sisi lain, beberapa investor juga tetap berhati-hati dan mengamati perkembangan yang bersifat domestik maupun global sebelum mengambil keputusan investasi yang lebih besar.

Pergerakan IHSG pada hari tersebut terjadi dalam konteks dinamika pasar yang lebih luas, di mana faktor sentimen jangka pendek turut memainkan peran penting. Walau demikian, kondisi fundamental emiten dan perkembangan ekonomi makro tetap menjadi perhatian utama bagi sebagian besar pelaku pasar dalam menilai prospek jangka menengah.

Para analis pasar modal sering mengingatkan bahwa penguatan indeks pada periode-periode sentimen positif tidak selalu mencerminkan perubahan fundamental jangka panjang. Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap memperhatikan profil risiko dan melakukan seleksi saham secara cermat.

Sejumlah emiten dan sektor tertentu biasanya menjadi fokus ketika pasar memasuki fase optimisme akhir tahun, namun pergerakan tiap saham dapat berbeda-beda tergantung pada kinerja dan ekspektasi terhadap masing-masing perusahaan. Aktivitas perdagangan yang lebih intens pada masa seperti ini juga dapat menimbulkan fluktuasi harga yang cukup tajam.

Peningkatan perhatian terhadap IHSG pada awal pekan menjadi indikator bahwa pelaku pasar mulai menimbang kembali posisi mereka menjelang penutupan tahun. Kondisi ini juga membuka peluang bagi investor jangka pendek yang mencari momentum, serta bagi investor jangka panjang untuk menilai kesempatan valuasi yang menarik.

Sementara itu, pelaku pasar akan terus memantau perkembangan sentimen baik domestik maupun internasional yang berpotensi memengaruhi arah pasar selanjutnya. Informasi terkait kebijakan, data ekonomi, dan kondisi pasar global tetap menjadi variabel yang diperhatikan dalam pergerakan IHSG di hari-hari mendatang.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG pada hari tersebut mencerminkan adanya optimisme yang tumbuh di pasar menjelang akhir tahun, dengan fenomena “Santa Claus Rally” sebagai salah satu faktor sentimen yang mendapat perhatian pelaku pasar.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi