UMRAH Resmikan Elang Laut 1, Kapal Riset Pertama untuk Perkuat Pendidikan Maritim Amri Syahnawi/Nita Violina Perkuat Adaptasi dan Taktik Jelang Debut All England Kemenhub dan CEO Maskapai Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan Sepuluh Warga Belitung Korban TPPO Dipulangkan dari Myanmar, Sisanya Belum Kembali Bank Jambi Janji Ganti Rugi untuk Nasabah yang Terdampak Gangguan Layanan

Olahraga

Janice Tjen Lolos Perempat Final Ganda, Aldila Sutjiadi Terhenti di Merida Open

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Janice Tjen Melaju ke Perempat Final Ganda di Merida Open

Janice Tjen berhasil melanjutkan kiprahnya pada sektor ganda di turnamen Merida Open dengan memastikan satu tempat di babak perempat final. Keberhasilan itu menjadi kabar menggembirakan bagi kontingen tenis putri Indonesia yang berlaga di kompetisi tersebut.

Kemajuan Janice ke fase delapan besar menunjukkan performa yang konsisten di nomor beregu. Langkahnya itu memperpanjang harapan tim Indonesia untuk meraih prestasi pada nomor ganda, sekaligus menegaskan kemampuan atlet muda Indonesia untuk bersaing di panggung internasional.

Perolehan tiket ke perempat final tentu membuka peluang bagi Janice dan mitranya untuk terus memperbaiki permainan dan menyiapkan strategi menghadapi lawan-lawan yang akan ditemui pada babak selanjutnya. Keberhasilan ini juga dipandang penting untuk pengalaman bertanding di turnamen tingkat atas, yang seringkali ditentukan oleh kecermatan dalam koordinasi pasangan dan pengambilan keputusan pada poin-poin krusial.

Aldila Sutjiadi Gagal Melaju

Sementara itu, rekan senegara Janice, Aldila Sutjiadi, harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat setelah tersingkir dari ajang yang sama. Hasil ini menutup peluang Aldila untuk melanjutkan perjalanan di turnamen dan menambah pengalaman bertanding dalam edisi Merida Open kali ini.

Walau tidak mampu melaju lebih jauh, partisipasi Aldila tetap menjadi bagian dari representasi Indonesia di turnamen internasional. Setiap pertandingan memberi pelajaran berharga yang dapat digunakan untuk persiapan kejuaraan berikutnya, baik dari sisi teknik maupun aspek mental bertanding.

Makna dan Harapan untuk Kontingen Indonesia

Keduanya—Janice yang melaju dan Aldila yang kandas—menggambarkan dinamika pertandingan di level kompetisi tinggi, di mana hasil bisa beragam meski persiapan telah dilakukan matang. Bagi pelatih dan pengurus, perkembangan seperti ini menjadi indikator area yang perlu diperkuat, termasuk koordinasi pasangan ganda, variasi permainan, dan ketahanan fisik.

Keberlanjutan prestasi di nomor ganda akan bergantung pada konsistensi penampilan dan kemampuan untuk menyesuaikan taktik saat menghadapi beragam gaya permainan lawan. Sementara bagi pemain yang mengalami kekalahan, evaluasi dan perencanaan pemulihan menjadi bagian penting agar dapat kembali tampil maksimal di turnamen berikutnya.

Secara keseluruhan, kemajuan Janice memberi warna positif bagi kiprah Indonesia di Merida Open, sedangkan langkah Aldila yang terhenti mengingatkan pada tantangan kompetitif yang dihadapi para atlet dalam turnamen bertaraf internasional. Perhatian dan dukungan terhadap proses pembinaan pemain akan terus menjadi faktor kunci dalam upaya meningkatkan prestasi tenis putri Indonesia di masa mendatang.

Catatan: Berita ini berdasarkan laporan mengenai hasil pertandingan Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di Merida Open sebagaimana dilaporkan oleh sumber terkait.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amri Syahnawi/Nita Violina Perkuat Adaptasi dan Taktik Jelang Debut All England

26 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Spurs Perpanjang Rekor Menang Jadi 10 Kali Berturut-turut Usai Tundukkan Raptors 110-107

26 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Pelatih Geser Fokus ke Program Pra-Kompetisi Menjelang All England 2026

24 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

Samuel Wattimena Ajak Atlet Sepak Takraw Kendal Mengutamakan Prestasi Akademik

22 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Rudy Gobert Dilarang Tampil Satu Laga Setelah Kumulatif Flagant Foul Capai Poin Tujuh

22 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News
Trending di Olahraga