Perpanjangan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek
PT Jasamarga Transjawa Tol mengumumkan perpanjangan penerapan rekayasa lalu lintas contraflow pada ruas Tol Jakarta–Cikampek. Langkah ini diambil sebagai upaya pengaturan aliran kendaraan di salah satu koridor utama menuju dan dari Jakarta.
Apa yang Dilakukan
Contraflow adalah salah satu bentuk rekayasa lalu lintas yang dilakukan dengan mengalihfungsikan lajur melawan arah menjadi tambahan lajur searah untuk meningkatkan kapasitas sementara. Dalam hal ini, operator tol memperpanjang waktu pelaksanaan contraflow pada ruas tersebut untuk menyesuaikan kondisi lalu lintas yang terjadi.
Tujuan dan Harapan
Tujuan utama perpanjangan contraflow adalah untuk mengurangi kepadatan kendaraan di titik-titik rawan macet dan memperlancar pergerakan pengguna jalan. Dengan menambah kapasitas sementara pada arah tertentu, diharapkan distribusi kendaraan menjadi lebih merata sehingga antrian di gerbang tol dan titik-titik penyempitan dapat berkurang.
Penerapan dan Pengawasan
Pelaksanaan contraflow dilakukan oleh petugas di lapangan yang menata arus kendaraan dan menempatkan rambu serta pembatas sesuai kebutuhan operasional. Proses ini juga melibatkan pemantauan lalu lintas secara berkala untuk menilai efektivitas pengaturan dan melakukan penyesuaian bila diperlukan.
Imbauan kepada Pengguna Jalan
Pihak operator mengimbau agar pengguna jalan mematuhi petunjuk petugas dan rambu lalu lintas selama masa contraflow. Kepatuhan terhadap pengaturan sementara penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan risiko kecelakaan atau kebingungan pengendara.
Catatan
Perpanjangan contraflow merupakan salah satu langkah operasional yang biasa diterapkan pada ruas tol ketika diperlukan pengaturan kapasitas lalu lintas. Keputusan untuk memperpanjang masa pelaksanaan bersifat operasional dan disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.
Gambar:

Foto: ANTARA News






