Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Terlihat Kian Meluas
Foto udara yang dirilis memperlihatkan kebakaran hutan dan lahan gambut yang semakin meluas di kawasan Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Gambar tersebut diambil pada hari Minggu dan memperlihatkan kondisi area lahan gambut yang terbakar.
Pemandangan dari udara
Dari sudut pandang udara, terlihat asa kolom asap yang mengepul di beberapa titik di kawasan lahan gambut. Permukaan tanah menunjukkan noda gelap dan bekas terbakar di sejumlah lokasi yang tampak menyebar. Kebakaran di lahan gambut tersebut tampak mempengaruhi sebagian lanskap, dengan garis perbatasan antara area yang masih hijau dan yang sudah terkena api terlihat kontras.
Lokasi terdampak
Gambar berfokus pada kawasan Ujong Beurasok di Desa Lapang, yang termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Provinsi Aceh. Foto ini menunjukkan gambaran aktual kejadian kebakaran saat pengambilan gambar pada hari Minggu.
Visualisasi kondisi
Warna asap yang naik dan pola bekas bakaran pada lahan terlihat jelas dalam foto udara tersebut. Beberapa area tampak berwarna kelabu dan hitam karena terbakar, sementara bagian lain masih mempertahankan warna vegetasi yang lebih cerah. Perbedaan warna itu memberikan indikasi luasnya titik api yang tampak dari udara.
Sumber gambar
Foto udara ini merupakan dokumentasi yang memperlihatkan situasi kebakaran di lahan gambut di Aceh Barat. Gambar disertai keterangan lokasi dan waktu pengambilan, serta kredit foto dari Warta Bumi.
Catatan
Dokumentasi visual seperti foto udara ini memberikan gambaran langsung mengenai kondisi kebakaran di lapangan. Gambar memuat informasi lokasi, kondisi lahan yang terbakar, serta kondisi asap yang terlihat pada saat pengambilan gambar pada hari Minggu.
Pemberitaan bergambar membantu menyampaikan skala dan karakter peristiwa kepada publik melalui bukti visual yang diambil dari udara, sehingga perubahan pada lanskap akibat kebakaran dapat diamati secara jelas.
Foto: ANTARA News






