BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Humaniora

Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi dan Riset dengan Singapura

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kerja sama bilateral dengan mitra di Singapura dalam rangka meningkatkan kualitas riset dan pendidikan tinggi. Inisasi ini menegaskan upaya berkelanjutan kementerian untuk mempererat hubungan akademik dan ilmiah antarnegara, yang diharapkan memberi manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia serta kapasitas penelitian di dalam negeri.

Tujuan dan fokus kerja sama

Langkah penguatan kerja sama ini menitikberatkan pada dua bidang utama, yakni riset dan pendidikan. Dalam keterangannya, Kemdiktisaintek menyoroti pentingnya kolaborasi lintas institusi untuk mempercepat transfer pengetahuan, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mengembangkan program-program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Kerja sama yang diperkuat diharapkan mampu mendorong kegiatan penelitian bersama, pertukaran akademik, pelatihan tenaga pengajar dan mahasiswa, serta penguatan kapasitas laboratorium dan fasilitas penelitian. Melalui sinergi tersebut, kementerian berharap kemampuan riset nasional dapat meningkat dan lulusan perguruan tinggi memiliki daya saing yang lebih baik di kancah internasional.

Manfaat bagi institusi dan mahasiswa

Bagi institusi pendidikan tinggi, kolaborasi internasional dapat membuka akses pada jaringan riset global, sumber pembiayaan penelitian, serta peluang publikasi bersama. Sementara bagi mahasiswa, kerja sama tersebut berpotensi menciptakan jalur pertukaran pelajar, kesempatan magang di lingkungan penelitian yang lebih maju, serta akses pada kurikulum yang diperbarui sesuai perkembangan ilmu dan teknologi.

Selain itu, penguatan hubungan akademik juga dianggap penting untuk memperkuat kapasitas pengajar melalui pelatihan dan kolaborasi penelitian, sehingga kualitas pengajaran di universitas-universitas dalam negeri dapat terus ditingkatkan.

Pendekatan jangka panjang

Kemdiktisaintek memandang kerja sama dengan Singapura sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengintegrasikan pendidikan tinggi nasional ke jaringan ilmu pengetahuan internasional. Pendekatan ini bertujuan menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan dan saling menguntungkan, bukan hanya proyek jangka pendek.

Dalam kerangka tersebut, upaya penguatan kemitraan diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan inovasi yang dapat berkontribusi pada pembangunan nasional, serta pada peningkatan kapabilitas institusi pendidikan tinggi untuk berperan aktif dalam ekosistem riset regional.

Langkah selanjutnya

Untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, Kemdiktisaintek akan terus menjajaki berbagai inisiatif yang mendukung kolaborasi lintas negara. Proses tersebut melibatkan dialog institusional, identifikasi bidang riset prioritas, serta penciptaan mekanisme pertukaran yang memudahkan mobilitas akademik dan administratif antar pihak terkait.

Dengan penguatan hubungan akademik ini, diharapkan tercipta sinergi yang memperkuat kapasitas riset dan pendidikan tinggi nasional, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Kolaborasi pendidikan tinggi

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Makam Kerajaan Ungkap Koleksi Satwa Langka Tertua di China

11 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Situbondo Bersiap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35: Serangkaian Persiapan Dilakukan

11 Januari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora