Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan

Humaniora

Kemendikdasmen Berikan Tunjangan Khusus Rp2 Juta untuk Guru di Wilayah Bencana

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dukungan untuk Guru di Wilayah Bencana

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah konkret untuk memperkuat dukungan bagi para guru yang menjalankan tugasnya di wilayah yang terdampak bencana. Dalam upaya ini, Kemendikdasmen memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta kepada setiap guru yang bertugas di daerah bencana.

Pemberian tunjangan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para guru di tengah kondisi yang sulit akibat dampak bencana. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban guru sehingga mereka dapat fokus menjalankan tugasnya dalam mendidik dan membimbing peserta didik di wilayah yang terdampak.

Selain itu, kebijakan ini juga menegaskan komitmen Kemendikdasmen untuk tetap memastikan layanan pendidikan berjalan dengan baik meskipun menghadapi kondisi darurat dan keterbatasan sumber daya akibat bencana.

Mendikdasmen Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana

Dalam sebuah kegiatan simbolis, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Agam, yang menunjukkan kepedulian pemerintah melalui Kemendikdasmen terhadap para guru dan masyarakat yang terdampak. Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud solidaritas dan dukungan langsung kepada komunitas terdampak bencana.

Kebijakan tunjangan khusus ini diharapkan menjadi motivasi bagi guru untuk terus bersemangat dalam melaksanakan tugas pendidikan di lingkungan yang menantang, sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah rawan bencana.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Temanggung Ajak Murid TK Kunjungi Panti, Tekankan Pentingnya Empati Sejak Dini

27 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan

27 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen dan BPS Bersinergi Perkuat Ketepatan Data Pendidikan

27 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan

26 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Human Initiative Buka Kembali Program “Qurban Early Bird” untuk Memperluas Jangkauan

26 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora