BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Humaniora

Kemendikdasmen Berikan Tunjangan Khusus Rp2 Juta untuk Guru di Wilayah Bencana

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dukungan untuk Guru di Wilayah Bencana

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah konkret untuk memperkuat dukungan bagi para guru yang menjalankan tugasnya di wilayah yang terdampak bencana. Dalam upaya ini, Kemendikdasmen memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta kepada setiap guru yang bertugas di daerah bencana.

Pemberian tunjangan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para guru di tengah kondisi yang sulit akibat dampak bencana. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban guru sehingga mereka dapat fokus menjalankan tugasnya dalam mendidik dan membimbing peserta didik di wilayah yang terdampak.

Selain itu, kebijakan ini juga menegaskan komitmen Kemendikdasmen untuk tetap memastikan layanan pendidikan berjalan dengan baik meskipun menghadapi kondisi darurat dan keterbatasan sumber daya akibat bencana.

Mendikdasmen Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana

Dalam sebuah kegiatan simbolis, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Agam, yang menunjukkan kepedulian pemerintah melalui Kemendikdasmen terhadap para guru dan masyarakat yang terdampak. Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud solidaritas dan dukungan langsung kepada komunitas terdampak bencana.

Kebijakan tunjangan khusus ini diharapkan menjadi motivasi bagi guru untuk terus bersemangat dalam melaksanakan tugas pendidikan di lingkungan yang menantang, sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah rawan bencana.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Makam Kerajaan Ungkap Koleksi Satwa Langka Tertua di China

11 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Situbondo Bersiap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35: Serangkaian Persiapan Dilakukan

11 Januari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora