Dukungan untuk Guru di Wilayah Bencana
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah konkret untuk memperkuat dukungan bagi para guru yang menjalankan tugasnya di wilayah yang terdampak bencana. Dalam upaya ini, Kemendikdasmen memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta kepada setiap guru yang bertugas di daerah bencana.
Pemberian tunjangan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para guru di tengah kondisi yang sulit akibat dampak bencana. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban guru sehingga mereka dapat fokus menjalankan tugasnya dalam mendidik dan membimbing peserta didik di wilayah yang terdampak.
Selain itu, kebijakan ini juga menegaskan komitmen Kemendikdasmen untuk tetap memastikan layanan pendidikan berjalan dengan baik meskipun menghadapi kondisi darurat dan keterbatasan sumber daya akibat bencana.
Mendikdasmen Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana
Dalam sebuah kegiatan simbolis, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Agam, yang menunjukkan kepedulian pemerintah melalui Kemendikdasmen terhadap para guru dan masyarakat yang terdampak. Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud solidaritas dan dukungan langsung kepada komunitas terdampak bencana.
Kebijakan tunjangan khusus ini diharapkan menjadi motivasi bagi guru untuk terus bersemangat dalam melaksanakan tugas pendidikan di lingkungan yang menantang, sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah rawan bencana.
Foto: ANTARA News






