Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Humaniora

Kemendikdasmen Berikan Tunjangan Khusus Rp2 Juta untuk Guru di Wilayah Bencana

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dukungan untuk Guru di Wilayah Bencana

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah konkret untuk memperkuat dukungan bagi para guru yang menjalankan tugasnya di wilayah yang terdampak bencana. Dalam upaya ini, Kemendikdasmen memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta kepada setiap guru yang bertugas di daerah bencana.

Pemberian tunjangan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para guru di tengah kondisi yang sulit akibat dampak bencana. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban guru sehingga mereka dapat fokus menjalankan tugasnya dalam mendidik dan membimbing peserta didik di wilayah yang terdampak.

Selain itu, kebijakan ini juga menegaskan komitmen Kemendikdasmen untuk tetap memastikan layanan pendidikan berjalan dengan baik meskipun menghadapi kondisi darurat dan keterbatasan sumber daya akibat bencana.

Mendikdasmen Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana

Dalam sebuah kegiatan simbolis, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Agam, yang menunjukkan kepedulian pemerintah melalui Kemendikdasmen terhadap para guru dan masyarakat yang terdampak. Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud solidaritas dan dukungan langsung kepada komunitas terdampak bencana.

Kebijakan tunjangan khusus ini diharapkan menjadi motivasi bagi guru untuk terus bersemangat dalam melaksanakan tugas pendidikan di lingkungan yang menantang, sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah rawan bencana.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto

27 April 2026 - 10:01 WIB

ANTARA News

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora