BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Humaniora

Kemenhaj Perkuat Regulasi Haji Inklusif untuk Lansia dan Perempuan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Layanan Haji Inklusif

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan layanan ibadah haji yang lebih inklusif, khususnya bagi kelompok lansia dan perempuan. Penegasan ini menjadi bagian dari upaya kementerian untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji dapat diakses oleh seluruh jamaah tanpa terkecuali.

Fokus pada Aksesibilitas dan Keadilan

Dalam pernyataannya, kementerian menitikberatkan pentingnya regulasi yang mengakomodasi kebutuhan spesifik kelompok rentan. Regulasi yang diperkuat diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, keselamatan, dan kenyamanan jamaah lansia serta perempuan selama pelaksanaan ibadah haji.

Prinsip Pelayanan yang Inklusif

Konsep layanan inklusif yang diusung kementerian mencakup prinsip-prinsip nondiskriminasi dan pemenuhan kebutuhan yang berbeda antarjamaah. Tujuannya adalah memastikan setiap jamaah memperoleh pelayanan yang adil dan layak, terlepas dari usia atau jenis kelamin.

Koordinasi Dengan Pemangku Kepentingan

Kementerian juga menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dan pemangku kepentingan untuk merealisasikan regulasi inklusif. Sinergi antara pihak-pihak terkait dinilai diperlukan agar kebijakan yang disusun dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Harapan bagi Jamaah

Dengan diperkuatnya regulasi, diharapkan pelayanan haji menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan jamaah lansia dan perempuan. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga martabat jamaah selama menunaikan ibadah haji.

Penutup
Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kebijakan yang menjadikan layanan haji lebih inklusif. Upaya ini menjadi bagian dari tanggung jawab kementerian untuk memastikan seluruh jamaah memperoleh pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan setara.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Dubes RI untuk Thailand Tekankan Persatuan dan Silaturahmi pada Perayaan Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora