Polrestabes Bandung Dalami Kasus Kematian Siswa SMAN 5 Bandung di Cihampelas Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret KCNA Laporkan Sub‑Unit Artileri Jarak Jauh Korut Gelar Uji Coba Ultrapresisi 13 Penumpang Dievakuasi dari Kapal Rusak di Perairan Pulau Karang Beras Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang Bahlil Dorong Penguatan Kerja Sama Energi di Kawasan Indo-Pasifik

Warta Bumi

Kemenhut Izinkan Pemanfaatan Kayu Hanyut untuk Pemulihan Banjir di Sumatera

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kemenhut Berikan Izin Pemanfaatan Kayu Hanyut di Sumatera

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mengeluarkan izin untuk memanfaatkan kayu yang terbawa hanyut akibat banjir yang melanda wilayah Sumatera. Kebijakan ini bertujuan membantu percepatan pemulihan pasca bencana dengan menggunakan sumber daya yang ada secara efisien dan bertanggung jawab.

Kayu yang hanyut selama banjir seringkali menumpuk di permukiman dan area lainnya sehingga menghambat proses pemulihan serta menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi masyarakat. Dengan izin ini, kayu tersebut dapat diolah dan digunakan untuk kebutuhan darurat, membantu pemulihan infrastruktur dan kegiatan masyarakat yang terdampak banjir.

Pemberian izin ini merupakan bagian dari langkah cepat tanggap Kemenhut dalam menghadapi bencana alam yang terjadi di Sumatera. Pemanfaatan kayu hanyut diharapkan dapat meringankan beban pasca bencana serta mengoptimalkan penggunaan material yang sudah tersedia, tanpa harus menunggu pasokan dari sumber lain.

Kemenhut juga menekankan pentingnya pengelolaan kayu secara berkelanjutan agar tidak menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Kayu hanyut yang dimanfaatkan harus mengikuti prosedur yang ditetapkan sehingga pemanfaatannya dapat dilakukan dengan aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan kebijakan ini, diharapkan proses pemulihan di wilayah Sumatera pasca banjir dapat berjalan lebih cepat dan efisien, membantu masyarakat kembali normal dan mengurangi dampak lanjutan dari bencana alam tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

BMKG Jelaskan Penyebab Suhu Mencapai 32,6°C di Jawa Tengah

12 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

BMKG: Dua Bibit Siklon 93S dan 95W Tingkatkan Potensi Hujan Lebat Hari Ini

9 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Syngenta Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Pemberdayaan Petani Hortikultura demi Ketahanan Pangan

7 Maret 2026 - 08:01 WIB

ANTARA News

Kemenhut Perkuat Kolaborasi dengan ICRAF untuk Kembangkan Agroforestri di Indonesia

5 Maret 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi