BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Warta Bumi

Kemenhut Perkuat Kolaborasi dengan ICRAF untuk Kembangkan Agroforestri di Indonesia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kementerian Kehutanan dan ICRAF Perkuat Kerja Sama di Bidang Agroforestri

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat hubungan kerja sama dengan ICRAF, lembaga internasional yang fokus pada penelitian dan pengembangan agroforestri. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong praktik agroforestri yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Kerja sama antara kedua pihak menandai langkah penting dalam upaya memperbaiki tata kelola lahan dan meningkatkan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sumber daya hutan dan lahan bercampur. Penguatan kolaborasi diharapkan mampu menyelaraskan upaya nasional dengan pengalaman dan sumber daya internasional di bidang agroforestri.

Ruang Lingkup dan Tujuan Umum

Fokus utama dari penguatan kerja sama ini mencakup pengembangan praktik agroforestri yang ramah lingkungan dan adaptif, serta peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan. Melalui kerja sama, Kemenhut dan ICRAF akan berupaya memperkuat dasar ilmiah, kebijakan, dan implementasi di lapangan untuk mendukung pengelolaan lahan yang multifungsi.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat dukungan teknis dan pertukaran pengetahuan antara peneliti, pembuat kebijakan, dan pelaku usaha di sektor kehutanan serta komunitas lokal. Dengan demikian, implementasi agroforestri dapat memberi kontribusi pada ketahanan pangan, pendapatan masyarakat, dan konservasi keanekaragaman hayati.

Manfaat bagi Pembangunan Lokal dan Lingkungan

Agroforestri menggabungkan pohon dengan tanaman pertanian dan/atau peternakan dalam satu unit lahan, sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga fungsi ekologis. Penguatan kerja sama ini diharapkan mendorong adopsi praktik tersebut pada skala yang lebih luas sehingga memberi manfaat langsung bagi keluarga tani dan komunitas pedesaan.

Selain aspek ekonomi, kolaborasi antara Kemenhut dan ICRAF juga penting bagi upaya konservasi dan mitigasi perubahan iklim. Intervensi agroforestri dapat meningkatkan penyerapan karbon, memperbaiki kualitas tanah, serta mendukung pemulihan lahan yang terdegradasi.

Langkah Implementasi dan Kolaborasi

Penerapan kerja sama akan melibatkan koordinasi antar-institusi, pertukaran data dan hasil penelitian, serta pengembangan program pelatihan dan pilot project di lapangan. Pendekatan kolaboratif ini dimaksudkan agar kebijakan dan praktik yang dihasilkan relevan dengan kondisi lokal di berbagai wilayah di Indonesia.

Pemerintah berharap kemitraan ini mempercepat transformasi praktek pengelolaan lahan menuju praktik yang lebih produktif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran masyarakat setempat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.

Penutup

Penguatan kerja sama antara Kemenhut dan ICRAF merupakan salah satu langkah strategis untuk memperluas penerapan agroforestri di Indonesia. Dengan memadukan kapasitas institusional nasional dan pengalaman internasional, inisiatif ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi