Kemenperin Dorong Penguatan Ekosistem Industri Fesyen Berbasis Potensi Daerah
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melanjutkan upaya memperkokoh ekosistem industri fesyen nasional dengan menempatkan potensi daerah sebagai titik fokus pengembangan. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan keunggulan lokal dan memperkuat basis produksi yang berakar pada sumber daya, keterampilan, dan tradisi tiap wilayah.
Strategi pengembangan berbasis daerah
Pergeseran perhatian ke basis potensi daerah membuka ruang bagi diversifikasi produk fesyen yang lebih autentik dan bernilai tambah. Dengan mengandalkan karakteristik lokal—mulai dari kearifan tradisional, teknik tenun dan bordir, hingga bahan baku yang ada di wilayah—pengembangan industri diharapkan mampu menangkap ceruk pasar yang lebih luas, sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya material.
Dampak terhadap rantai nilai industri
Pemberdayaan wilayah sebagai pusat pengembangan fesyen juga berimplikasi pada penguatan rantai nilai lokal. Kegiatan produksi yang tumbuh di daerah dapat merangsang keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), desainer lokal, hingga pemasok bahan baku. Selain itu, pengembangan keterampilan dan kapasitas produksi di tingkat daerah dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas produk dan kapasitas ekspor ke depan.
Peluang bagi inovasi dan kolaborasi
Memusatkan perhatian pada potensi daerah membuka peluang untuk beragam kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, lembaga pendidikan, dan komunitas kreatif. Kolaborasi semacam ini memungkinkan transfer pengetahuan teknis, peningkatan kapabilitas desain, serta pengembangan produk yang berorientasi pasar tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.
Kontribusi terhadap perekonomian daerah
Pengembangan ekosistem industri fesyen yang berakar di daerah dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat setempat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan pelaku usaha, dan penguatan usaha mikro. Selain itu, produk fesyen bernuansa lokal berpotensi meningkatkan citra daerah dan menarik perhatian pembeli di pasar domestik maupun internasional.
Pentingnya kesinambungan dan kelembagaan
Agar upaya berbasis potensi daerah berjalan efektif, diperlukan dukungan kebijakan yang konsisten, fasilitasi akses permodalan, serta pembinaan teknis yang berkelanjutan. Kelembagaan yang kuat pada tingkat daerah juga dibutuhkan untuk mengoordinasikan program-program pelatihan, pengembangan standar kualitas, dan akses ke saluran pemasaran yang lebih luas.
Kesimpulan
Inisiatif Kemenperin yang menempatkan potensi daerah sebagai landasan pengembangan industri fesyen menunjukkan arah pembangunan yang mengakomodasi keberagaman sumber daya nasional. Pendekatan ini diharapkan memperkuat daya saing sektor fesyen sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi di berbagai wilayah.
Foto: ANTARA News






