BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Warta Bumi

Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Hewan Ternak Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kementerian Pertanian mengambil langkah memperkuat pengendalian penyakit pada hewan ternak menjelang bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1447 H. Upaya ini difokuskan untuk menyikapi peningkatan permintaan daging serta mobilitas hewan dan manusia selama periode hari besar keagamaan.

Peningkatan pengawasan ditujukan untuk menekan risiko wabah penyakit yang dapat mempengaruhi pasokan dan mutu hewan ternak. Dengan langkah-langkah pengendalian yang lebih intensif, kementerian bertujuan memastikan hewan yang diperdagangkan dan disembelih memenuhi standar kesehatan serta aman untuk dikonsumsi.

Koordinasi dan pemantauan

Langkah pengendalian ini melibatkan penguatan koordinasi antarunit di lingkungan kementerian serta dengan pihak-pihak terkait di daerah. Pemantauan diarahkan untuk mendeteksi dini munculnya kasus penyakit hewan sehingga tindakan respons dapat dilakukan segera dan tepat sasaran.

Selain itu, pengawasan difokuskan pada rantai distribusi dan pasar hewan, dimana pergerakan ternak cenderung meningkat menjelang dan saat hari raya. Pengetatan pemeriksaan di titik-titik strategis menjadi penting untuk mencegah penularan penyakit lintas wilayah.

Peran penyuluhan dan kepatuhan peternak

Penyuluhan kesehatan hewan dan penerapan praktik biosekuriti oleh peternak turut menjadi bagian dari upaya pengendalian. Edukasi kepada pelaku usaha peternakan dan pedagang tentang pentingnya menjaga kesehatan ternak diharapkan dapat mengurangi risiko penularan penyakit.

Kepatuhan terhadap protokol kesehatan hewan, termasuk pelaporan kasus mencurigakan dan isolasi hewan yang sakit, menjadi aspek krusial. Dengan keterlibatan aktif pemangku kepentingan di tingkat lokal, penanggulangan penyakit dapat lebih cepat dan terkoordinasi.

Tujuan dan harapan

Tujuan utama dari penguatan pengendalian ini adalah menjaga kestabilan pasokan daging dan produk ternak lain selama bulan Ramadhan dan saat Idul Fitri, sekaligus melindungi kesehatan konsumen. Upaya pencegahan dini diharapkan mampu meminimalkan gangguan pada distribusi pangan asal hewan.

Dengan penerapan langkah-langkah pengendalian yang lebih tegas dan peningkatan pemantauan, kementerian berharap situasi kesehatan hewan tetap terkendali sehingga masyarakat dapat memperoleh produk hewani yang aman dan layak konsumsi selama masa perayaan.

Gambar: suasana terkait pengawasan hewan ternak menjelang hari besar (sumber gambar: Warta Bumi)

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi