Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Nusantara

Keraton Kasunanan Surakarta Adakan Kirab Malam Selikuran untuk Menyambut Lailatulqadar

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Tradisi Kirab Malam Selikuran di Keraton Kasunanan

Keraton Kasunanan Surakarta kembali melaksanakan tradisi Kirab Malam Selikuran sebagai bentuk penyambutan malam Lailatulqadar. Acara ini diikuti oleh sejumlah abdi dalem serta kerabat keraton dan berlangsung di lingkungan keraton yang menjadi pusat tradisi bagi komunitas tersebut.

Partisipan dan suasana

Dalam kegiatan tersebut, tampak banyak abdi dalem dan anggota keluarga keraton yang mengambil bagian dalam prosesi. Kehadiran para peserta mencerminkan kelanjutan praktik budaya yang rutin dilakukan dalam rangka menyambut momentum keagamaan penting. Foto-foto yang tersebar menunjukkan barisan peserta yang mengikuti tradisi tersebut di area keraton.

Makna ritual

Kirab Malam Selikuran merupakan salah satu bentuk tradisi yang dijalankan sebagai persiapan dan penghormatan menjelang Lailatulqadar. Ritual semacam ini umumnya dilaksanakan dengan penuh khidmat oleh komunitas istana, melibatkan unsur kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya yang dijaga turun-temurun oleh keraton.

Keterlibatan komunitas keraton

Keterlibatan abdi dalem serta kerabat keraton menegaskan pentingnya upaya pelestarian tradisi dalam kehidupan sehari-hari keraton. Partisipasi kelompok-kelompok ini menjadi bagian integral dari pelaksanaan prosesi, yang sekaligus berfungsi sebagai media pembinaan identitas budaya di lingkungan istana.

Penutup

Pelaksanaan Kirab Malam Selikuran di Keraton Kasunanan Surakarta menunjukkan bagaimana praktik-praktik tradisional terus dipertahankan dan dijalankan dalam konteks penyambutan momen keagamaan. Proses tersebut tidak hanya bermakna secara ritual, tetapi juga berperan dalam memperkokoh ikatan sosial di sekitar institusi keraton.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru

27 April 2026 - 18:03 WIB

ANTARA News

Persiapan Optimal Layanan Haji di Makkah oleh Petugas PPIH

24 April 2026 - 19:58 WIB

ANTARA News

Pemkot Jaktim Tingkatkan Pembinaan untuk Pertanian Melon Inthanon

24 April 2026 - 13:26 WIB

ANTARA News

Satgas PRR Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Sinergi Antar Daerah

25 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Arus Balik H+3 Idul Fitri di Pelabuhan Ketapang: Ramai Namun Lancar

24 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara