BGN Tegaskan Insentif Rp6 Juta per Hari Dibagikan Merata untuk Tingkatkan Mutu MBG MediaTek dan Starlink Pamer Integrasi Komunikasi Satelit pada Perangkat Seluler di MWC 2026 Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia Diplomasi Proaktif Indonesia Meredam Eskalasi Konflik di Timur Tengah Aplikasi Trading Crypto di Indonesia Menyongsong Era “Digital Maturity” 2026 Tanpa Stephen Curry, Warriors Raih Kemenangan Tipis atas Rockets di Overtime

Humaniora

Ketentuan Pakaian Ihram untuk Pria dan Wanita saat Haji dan Umrah

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Aturan Pakaian Ihram saat Menunaikan Haji dan Umrah

Dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, setiap jamaah diwajibkan mengenakan pakaian khusus yang disebut pakaian ihram. Pakaian ini bukan sekadar busana, melainkan simbol kesederhanaan, persamaan, dan kesiapan masuk ke dalam rangkaian ibadah yang memiliki aturan-aturan khusus.

Prinsip Umum

Pakaian ihram berbeda antara pria dan wanita, namun keduanya memiliki tujuan yang sama: menampilkan kesederhanaan dan menghindarkan diri dari perbedaan status sosial melalui pakaian. Selain itu, pada masa ihram terdapat larangan tertentu yang berkaitan dengan penampilan dan penggunaan wangi-wangian.

Ketentuan Pakaian untuk Pria

Bagi pria, ada ketentuan khusus mengenai jenis dan cara mengenakan pakaian ihram. Pakaian tersebut umumnya berupa kain polos yang dikenakan untuk menutupi tubuh bagian atas dan bawah. Tata cara pemakaian menekankan kesederhanaan dan tidak memakai pakaian bertatah, berjahit, atau yang menunjukkan status sosial.

Selain itu, pria diharapkan tidak menutup kepala dengan topi atau penutup kepala lainnya selama ihram, sebagai bagian dari pengecualian dari busana biasa. Pilihan alas kaki juga disesuaikan dengan ketentuan ihram yang menekankan kesederhanaan.

Ketentuan Pakaian untuk Wanita

Untuk wanita, ketentuan berpakaian saat ihram menekankan kesopanan dan menutup aurat sesuai dengan ketentuan agama. Wanita umumnya mengenakan busana yang longgar dan menutup tubuh sehingga tidak menarik perhatian, namun tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah.

Ketentuan mengenai penutup wajah dan telapak tangan mengikuti aturan umum yang berlaku dalam tata cara ibadah; wanita tetap dianjurkan memakai pakaian yang memenuhi syariat dan memberi penghormatan terhadap suasana ihram.

Hal yang Perlu Diperhatikan Jamaah

Sebelum memasuki keadaan ihram, jamaah disarankan menyiapkan pakaian sesuai ketentuan dan memastikan bahwa busana yang akan dipakai memenuhi prinsip kesederhanaan. Pakaian ihram dipakai pada saat memasuki batas miqat atau sesuai petunjuk pembimbing ibadah.

Selain memerhatikan jenis pakaian, jamaah juga perlu menjaga perilaku dan etika sesuai ketentuan selama ihram agar ibadah dapat dilaksanakan dengan tertib. Jika ragu mengenai detail teknis, jamaah dianjurkan berkonsultasi dengan pembimbing atau pihak penyelenggara ibadah.

Penutup

Memahami ketentuan pakaian ihram membantu jamaah menunaikan ibadah haji dan umrah dengan khusyuk dan tertib. Pakaian ihram bukan sekadar aturan busana, melainkan bagian dari rangkaian ibadah yang mengingatkan pada kesederhanaan dan persamaan di hadapan Sang Pencipta.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia

6 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Wamen Christina Aryani Lepas 29 Perawat Pekerja Migran Menuju Jerman

5 Maret 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Skripsi, Tesis, Disertasi di Era AI: Menguji Kedalaman dan Keaslian Ilmu

4 Maret 2026 - 13:01 WIB

ANTARA News

Program Operasi Gratis Digeber untuk Menekan Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

4 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen Berikan Tunjangan Khusus Rp6 Juta untuk Guru Terdampak Bencana

3 Maret 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora