Gubernur Jawa Timur Perkuat Tata Kelola Antikorupsi dengan Digitalisasi
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem berbasis digital dalam pengelolaan pemerintahan.
Menurut Khofifah, digitalisasi tata kelola pemerintahan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dengan sistem digital, praktik korupsi dapat diminimalisasi karena proses pengawasan dan pelaporan menjadi lebih efektif dan efisien.
Gubernur Khofifah berharap langkah ini dapat menjadi model bagi daerah lain untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat dengan lebih baik. Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memberantas korupsi dan mendorong tata kelola yang baik di seluruh Indonesia.
Implementasi tata kelola antikorupsi berbasis digital diyakini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, serta mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas di Provinsi Jawa Timur.
Foto: ANTARA News






