BGN Tegaskan Insentif Rp6 Juta per Hari Dibagikan Merata untuk Tingkatkan Mutu MBG MediaTek dan Starlink Pamer Integrasi Komunikasi Satelit pada Perangkat Seluler di MWC 2026 Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia Diplomasi Proaktif Indonesia Meredam Eskalasi Konflik di Timur Tengah Aplikasi Trading Crypto di Indonesia Menyongsong Era “Digital Maturity” 2026 Tanpa Stephen Curry, Warriors Raih Kemenangan Tipis atas Rockets di Overtime

Humaniora

Kiai Nyai Muda NU Desak Rekonsiliasi PBNU Melalui Musyawarah Terbuka

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Forum Kiai Nyai Muda Nahdlatul Ulama (FKNM NU) mengemukakan desakan pentingnya penyelesaian persoalan yang tengah terjadi dalam organisasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mereka menilai bahwa rekonsiliasi merupakan langkah krusial yang harus ditempuh guna menjaga keutuhan dan kekuatan organisasi yang berperan penting di kalangan umat Islam di Indonesia.

Dalam upaya mencapai rekonsiliasi tersebut, FKNM NU memandang bahwa musyawarah terbuka adalah metode yang paling tepat. Pendekatan ini diyakini dapat memberi kesempatan kepada semua pihak terkait untuk menyampaikan pandangan dan mencari titik temu secara bersama-sama, sehingga tercipta suasana kondusif yang mendukung tercapainya solusi yang saling menguntungkan.

Terbuka dan inklusif, musyawarah yang diusulkan akan melibatkan berbagai elemen kepengurusan maupun tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam organisasi NU demi meneguhkan persatuan dan harmonisasi internal yang sempat mengalami ketegangan. FKNM NU menyadari bahwa perbedaan sikap dalam organisasi adalah hal yang biasa, namun penyelesaian secara bersama menjadi kunci utama agar NU tetap kuat dan mampu menjalankan fungsi sosial keagamaan secara optimal.

Pentingnya rekonsiliasi ini juga berkaitan dengan aspirasi kaum muda di dalam organisasi NU, yang ingin memastikan keberlanjutan nilai-nilai dan tradisi NU tetap hidup dan berkembang tanpa terpengaruh oleh konflik yang merugikan. Musyawarah terbuka yang melibatkan seluruh pihak diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkader serta memantapkan konsolidasi internal organisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, FKNM NU berharap langkah rekonsiliasi melalui musyawarah terbuka dapat segera diwujudkan demi kemajuan Nahdlatul Ulama ke depan, sehingga organisasi ini tetap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia

6 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Wamen Christina Aryani Lepas 29 Perawat Pekerja Migran Menuju Jerman

5 Maret 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Skripsi, Tesis, Disertasi di Era AI: Menguji Kedalaman dan Keaslian Ilmu

4 Maret 2026 - 13:01 WIB

ANTARA News

Program Operasi Gratis Digeber untuk Menekan Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

4 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen Berikan Tunjangan Khusus Rp6 Juta untuk Guru Terdampak Bencana

3 Maret 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora