BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Warta Bumi

Kodam Jaya Bisa Jadi Contoh dalam Pengelolaan Limbah Elektronik, Kata DLH DKI

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kodam Jaya Diapresiasi sebagai Model Pengumpulan Limbah Elektronik

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menilai bahwa upaya pengumpulan limbah elektronik yang dilakukan oleh Kodam Jaya memiliki potensi untuk dijadikan contoh bagi pengelolaan sampah elektronik yang lebih luas. DLH menekankan pentingnya pendekatan yang terstruktur dan masif dalam menangani limbah jenis ini agar dampak lingkungan dapat dikurangi secara signifikan.

Mengapa Pendekatan Terstruktur dan Masif Penting

Menurut DLH, pengelolaan limbah elektronik menuntut langkah yang terorganisir. Pengumpulan yang terstruktur memastikan bahan berbahaya dari perangkat elektronik dapat dipisahkan sejak awal sehingga mengurangi risiko kontaminasi terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sementara itu, pengumpulan secara masif memungkinkan skala penanganan yang lebih efektif, baik untuk proses daur ulang maupun pemrosesan akhir yang sesuai peraturan.

Potensi Replikasi di Wilayah Lain

Apresiasi terhadap kegiatan Kodam Jaya membuka peluang bagi pihak-pihak terkait untuk mempelajari praktik yang telah dijalankan. Model pengumpulan yang berhasil dapat memberikan pelajaran tentang mekanisme koordinasi, logistik, serta keterlibatan pemangku kepentingan — termasuk pemerintah daerah, lembaga swasta, dan masyarakat — dalam rangka membangun sistem pengelolaan limbah elektronik yang lebih baik.

Aspek yang Perlu Diperhatikan

Dalam menerapkan pendekatan serupa, sejumlah aspek penting perlu diperhatikan untuk menjamin keberlanjutan dan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan. Hal-hal tersebut meliputi penanganan awal terhadap bahan berbahaya, fasilitas pemrosesan yang memenuhi standar, serta transparansi dalam alur pengumpulan dan pengolahan. Keberhasilan juga bergantung pada partisipasi publik dan sosialisasi agar warga mengetahui cara membuang perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai dengan benar.

Peran Berbagai Pihak

DLH menyoroti bahwa pengelolaan limbah elektronik tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara otoritas daerah, institusi yang melakukan pengumpulan, pelaku pengolahan limbah, serta komunitas masyarakat. Dengan koordinasi yang rapi dan komitmen bersama, praktik pengumpulan yang baik dapat diadaptasi dan disesuaikan dengan kondisi setempat.

Kesimpulan: Pengumpulan limbah elektronik oleh Kodam Jaya mendapat perhatian dari DLH DKI Jakarta karena pendekatan yang terstruktur dan masif dapat mengurangi risiko lingkungan dan memberi contoh bagi upaya serupa. Menerapkan model ini di tempat lain memerlukan perencanaan, fasilitas yang sesuai, serta keterlibatan berbagai pihak agar pengelolaan limbah elektronik berjalan efektif dan berkelanjutan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi