H-1 Imlek: Volume Kendaraan Menuju Jakarta Melalui Tol Layang MBZ Naik 66 Persen Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 Tim SAR Banyuwangi Evakuasi Pendaki yang Terjatuh dan Mengalami Patah Kaki di Gunung Rante Umat Islam Malaysia Mulai Menjalankan Puasa Ramadhan 1447 H pada 19 Februari Konjen RI di Noumea: Peringatan 130 Tahun Kedatangan Pekerja Jawa Tekankan Pelestarian Budaya Menhub Dudy Purwagandhi: Pergerakan Angkutan Lebaran 2026 Berpotensi Melebihi Perkiraan Survei

Humaniora

Konjen RI di Noumea: Peringatan 130 Tahun Kedatangan Pekerja Jawa Tekankan Pelestarian Budaya

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Peringatan 130 Tahun dan Pesan Pelestarian

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Noumea, Bambang Gunawan, menekankan pentingnya peringatan 130 tahun kedatangan pekerja Jawa ke Kaledonia Baru sebagai momentum untuk mempertahankan identitas dan kebudayaan Jawa. Menurut Bambang, peringatan tersebut menjadi pengingat betapa kuatnya keterhubungan sejarah antara komunitas Jawa dan wilayah tempat mereka menetap.

Makna Sejarah bagi Komunitas

Bagi generasi keturunan pekerja Jawa, peristiwa kedatangan 130 tahun lalu bukan sekadar catatan kronologis, melainkan bagian dari identitas bersama. Peringatan ini berfungsi sebagai sarana rekonsiliasi memori kolektif dan sebagai pengingat tanggung jawab untuk meneruskan tradisi, bahasa, dan nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur.

Peran Konsulat dan Komunitas

Dalam konteks ini, kantor konsulat dinilai memiliki peran penting untuk mendukung upaya pelestarian budaya di diaspora. Dukungan dapat berupa pembinaan, fasilitasi kegiatan kebudayaan, atau komunikasi yang memperkuat jejaring antarwarga asal Indonesia di luar negeri. Pesan dari pimpinan perwakilan negara tersebut menegaskan komitmen untuk menjaga hubungan emosional dan budaya antara komunitas Jawa di Kaledonia Baru dan tanah air.

Pelestarian Identitas Budaya

Pelestarian budaya di lingkungan diaspora melibatkan berbagai aspek: pemeliharaan bahasa, tradisi upacara, kesenian, serta nilai-nilai sosial yang menjadi ciri khas komunitas. Mengingat akar sejarah yang panjang, upaya menjaga unsur-unsur tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan keberlanjutan identitas komunitas Jawa di perantauan.

Arti Simbolis Peringatan

Peringatan 130 tahun juga memiliki arti simbolis sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan sejarah dan pengorbanan generasi pendahulu. Momen seperti ini memberi kesempatan bagi keturunan untuk berkontemplasi tentang akar mereka, sekaligus mendorong generasi muda untuk mempelajari dan mengamalkan warisan budaya yang pernah membentuk kehidupan komunitas di wilayah baru.

Kesimpulan

Kata-kata Konsul Jenderal Bambang Gunawan menggarisbawahi bahwa memperingati tonggak sejarah seperti kedatangan pekerja Jawa yang kini genap 130 tahun bukan semata perayaan historis, melainkan ajakan nyata untuk mempertahankan identitas budaya. Peringatan tersebut menjadi pengingat kolektif dan upaya berkelanjutan agar nilai-nilai budaya tetap hidup dalam kehidupan komunitas di Kaledonia Baru.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

17 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Umat Islam Malaysia Mulai Menjalankan Puasa Ramadhan 1447 H pada 19 Februari

17 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Imlek 2577 di Banda Aceh: Umat Buddha Doakan Para Korban Bencana

17 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Grebeg Sudiro: Wajah Akulturasi Budaya Jawa dan Tionghoa di Solo

16 Februari 2026 - 13:30 WIB

ANTARA News

Kirab Budaya Grebeg Sudiro di Pasar Gede Solo: Wajah Akulturasi Jawa–Tionghoa

15 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora