BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Humaniora

Lebih dari 904.000 Jemaah Tunaikan Umrah di Masjidil Haram pada Hari Keempat Ramadhan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Ribuan Jemaah Memadati Masjidil Haram

Pada hari keempat bulan suci Ramadhan, Sabtu 21 Februari, Masjidil Haram menerima lebih dari 904.000 jemaah yang melaksanakan ibadah umrah. Angka ini mencerminkan tingginya minat umat untuk menunaikan ibadah di salah satu tempat suci utama bagi umat Islam pada momen penting keagamaan.

Makna Umrah di Bulan Ramadhan

Ramadhan dikenal sebagai waktu yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, di mana banyak jamaah memilih melakukan perjalanan spiritual untuk memperbanyak ibadah. Melaksanakan umrah pada bulan ini dianggap memiliki kedudukan yang istimewa oleh banyak pelaksanya, sehingga lonjakan hadirnya jamaah di Masjidil Haram menjadi hal yang wajar pada hari-hari awal Ramadhan.

Suasana dan Aktivitas Ibadah

Jumlah besar jamaah yang hadir di lokasi turut menciptakan suasana penuh khusyuk dan ramai di kawasan Masjidil Haram dan sekitarnya. Para peziarah umumnya melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah seperti tawaf mengelilingi Ka’bah dan sa’i antara bukit Safa dan Marwah, selain melaksanakan salat sunnah dan dzikir, sesuai praktik umrah.

Implikasi Operasional

Angka kunjungan yang tinggi setiap hari selama bulan suci menuntut kesiapan fasilitas di kompleks Masjidil Haram untuk menampung arus jamaah. Pengaturan arus peziarah, kebersihan, dan layanan pendukung menjadi aspek penting demi menjaga kelancaran ibadah bagi ribuan orang yang datang setiap harinya.

Pentingnya Pemantauan dan Pelayanan

Pemantauan kondisi di sekitar area ibadah dan penyediaan layanan dasar merupakan bagian dari upaya agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib. Faktor-faktor seperti pengaturan arus jamaah, informasi ibadah, fasilitas sanitasi, serta pengaturan waktu ibadah menjadi elemen yang mendukung kelancaran kunjungan massal selama Ramadhan.

Penutup

Catatan kunjungan lebih dari 904.000 jemaah pada hari keempat Ramadhan menunjukkan besarnya antusiasme untuk beribadah di Masjidil Haram pada bulan suci. Angka ini menjadi indikator tingginya aktivitas spiritual dan kebutuhan koordinasi operasional yang berkelanjutan selama periode puncak kunjungan di lokasi suci tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Dubes RI untuk Thailand Tekankan Persatuan dan Silaturahmi pada Perayaan Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora