IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

Dunia

Macron Serukan BRICS dan G7 Tidak Menjadi Blok yang Berseteru

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Macron Minta BRICS dan G7 Tidak Berubah Menjadi Blok yang Saling Bersaing

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis (8/1) menyerukan agar kelompok BRICS dan Kelompok Tujuh (G7) tidak berkembang menjadi blok-blok yang saling bersaing. Pernyataan ini menekankan pentingnya menjaga ruang dialog dan kerja sama internasional di tengah dinamika geopolitik yang terus berubah.

Seruan untuk menghindari polarisasi

Dalam pesannya, Macron meminta agar kedua kelompok tidak mengarah pada bentuk konfrontasi yang tajam. Ia mengajak agar BRICS dan G7 tetap menjadi wadah yang memungkinkan pertukaran pandangan dan penyelesaian masalah global tanpa memupuk rivalitas antara negara-negara anggotanya.

Pentingnya kerja sama lintas-blok

Menurut Macron, menjaga agar platform multilateral tetap terbuka sangat krusial untuk menangani tantangan bersama. Ia menekankan bahwa masalah-masalah internasional, seperti isu ekonomi dan keamanan, lebih efektif diatasi melalui pendekatan kolaboratif ketimbang pembentukan garis pemisah yang kaku antarblokk.

Konsekuensi bagi tatanan global

Imbauan tersebut muncul di tengah perhatian dunia terhadap konstelasi politik dan ekonomi internasional. Macron memperingatkan agar pembentukan blok-blok yang saling bersaing tidak melemahkan mekanisme kerja sama yang selama ini menjadi sarana penting untuk membahas isu-isu lintas negara.

Pesan terhadap para pemimpin dunia

Pernyataan Presiden Prancis ini ditujukan pada semua pihak yang terlibat dalam forum-forum internasional. Ia mendorong para pemimpin untuk mempertahankan jalur komunikasi terbuka dan menghindari langkah-langkah yang dapat memperdalam perpecahan global.

Ajakan untuk dialog konstruktif

Macron menyoroti nilai dialog konstruktif sebagai alat untuk menyelesaikan perbedaan. Dengan menjaga saluran dialog antarnegara, potensi konflik dapat diminimalkan dan kemungkinan tercapainya solusi bersama menjadi lebih besar.

Seruan ini mempertegas posisi Prancis dalam mendukung upaya-upaya multilateral yang inklusif. Macron mendorong agar forum-forum seperti BRICS dan G7 dipertahankan sebagai ruang untuk diskusi dan koordinasi, bukan arena persaingan yang memperlebar jurang antarnegara.

Dengan menekankan pentingnya kerja sama lintas-blok, pesan Presiden Macron menjadi pengingat bagi komunitas internasional tentang nilai dialog dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan bersama.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

28 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu

28 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025

28 Februari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia