Gubernur Sumbar Tegaskan Pemenuhan Kebutuhan Penyintas di Huntara
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menegaskan bahwa pemerintah provinsi bertanggung jawab untuk menanggung dan memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana yang menempati hunian sementara (huntara). Pernyataan tersebut disampaikan sebagai kepastian bahwa warga yang terdampak tidak dibiarkan tanpa dukungan saat menempuh proses pemulihan.
Menurut Mahyeldi, pemenuhan kebutuhan tersebut menjadi prioritas pemerintah agar warga yang kehilangan tempat tinggal maupun yang harus mengungsi mendapat perlindungan dan ketersediaan kebutuhan pokok selama masa transisi. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban keluarga penyintas dan memastikan kondisi hidup mereka tetap layak sampai penanganan jangka panjang dapat tersusun.
Hunian sementara, atau huntara, menjadi tempat penampungan yang disediakan untuk menyambut penduduk yang belum dapat kembali ke rumahnya. Pemerintah wilayah menempatkan perhatian khusus pada fasilitas yang menunjang kehidupan sehari-hari penghuni huntara sehingga kebutuhan dasar dapat terpenuhi dengan baik.
Pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyintas ini mencakup pemerintahan provinsi hingga tingkat daerah yang terkait, dengan tujuan untuk memberikan koordinasi yang efektif dan respons yang cepat. Pemerintah diharapkan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan dukungan sesuai dengan kebutuhan mendesak para penyintas.
Sikap gubernur ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi dampak bencana, termasuk tanggung jawab sosial untuk memastikan keamanan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan hidup dasar bagi warga yang terdampak. Upaya tersebut menjadi bagian dari proses pemulihan agar masyarakat dapat pulih secara bertahap dan kembali beraktivitas normal.
Dalam konteks penanganan bencana, penyediaan huntara dan pemenuhan kebutuhan dasar juga memerlukan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah diharapkan berkoordinasi dengan instansi terkait serta pihak-pihak yang terlibat dalam respons darurat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Mahyeldi menegaskan pentingnya pengawasan terus-menerus terhadap kondisi penghuni huntara sehingga layanan yang diberikan tetap memadai dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan. Pemerintah akan menempatkan perhatian pada aspek-aspek esensial yang mendukung kelangsungan hidup dan pemulihan psikososial para penyintas.
Penegasan soal pemenuhan kebutuhan dasar ini menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi mengambil langkah proaktif untuk melindungi warganya selama masa pascabencana. Ketersediaan huntara yang layak dan dukungan berkelanjutan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan keluarga yang terkena dampak.
Ke depannya, pemantauan, evaluasi, dan penyesuaian kebijakan dalam penanganan penyintas di huntara akan menjadi hal penting agar intervensi yang diberikan benar-benar efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Foto: ANTARA News






