BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Lifestyle

Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Mencegah Kanker Usus Besar

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kanker usus besar merupakan salah satu jenis kanker yang prevalensinya cukup tinggi dan menjadi perhatian serius dalam kesehatan masyarakat. Untuk mencegah perkembangan kanker ini, dokter spesialis gastroenterologi dari Universitas Stanford dan UCLA, dr. Wendi LeBrett memberikan rekomendasi terkait pola makan yang perlu diperhatikan.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari

Menurut dr. Wendi LeBrett, beberapa jenis makanan tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker usus besar jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak dikontrol dengan baik. Oleh karena itu, menghindari makanan-makanan ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan usus besar:

  • Daging Merah dan Olahan
    Daging merah seperti sapi, kambing, dan domba serta produk olahannya seperti sosis dan dendeng, diketahui memiliki kandungan zat yang dapat meningkatkan risiko kanker usus bila dikonsumsi secara berlebihan.
  • Makanan Tinggi Lemak dan Gorengan
    Makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh, terutama yang dimasak dengan cara digoreng, juga perlu dihindari karena dapat memicu inflamasi dan memperburuk kondisi saluran pencernaan.
  • Makanan Olahan dan Cepat Saji
    Makanan yang diproses dengan bahan pengawet dan penguat rasa tidak hanya kurang bernutrisi tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan usus jika dikonsumsi terus menerus.
  • Minuman Beralkohol
    Konsumsi alkohol secara berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar karena efek toksik pada sel-sel usus.

Rekomendasi Umum

Selain menghindari makanan-makanan di atas, dr. Wendi juga menyarankan untuk memperbanyak konsumsi serat yang berasal dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Asupan serat yang cukup dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dan mengurangi risiko perkembangan sel kanker di usus besar.

Dengan pola makan yang sehat dan penghindaran terhadap makanan yang berisiko, diharapkan angka kejadian kanker usus besar dapat ditekan. Pola hidup sehat juga harus didukung dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini jika ada tanda-tanda mencurigakan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dermatolog Ingatkan: Konsumsi Gula dan Garam Berlebih Bisa Picu Masalah Kulit

5 Maret 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia

28 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Keberagaman Hidangan Berbuka: Menyambut Kemenangan Ramadhan Lewat Sepiring Makanan

25 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Bergaul dengan Orang ‘Toxic’ Dapat Mempercepat Proses Penuaan, Kata Studi Psikologi

24 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Kolak: Takjil Manis yang Selalu Menemani Buka Puasa di Ramadhan

22 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News
Trending di Lifestyle