Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Dunia

Malaysia Tingkatkan Pembangunan Pusat Pemerintahan di Putrajaya dengan Proyek Baru Kota Administratif

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Malaysia Melanjutkan Pengembangan Pusat Pemerintah di Putrajaya

Malaysia secara konsisten berusaha memperkuat keberadaan pusat pemerintahannya yang terletak di Putrajaya. Pemerintah telah merencanakan dan melaksanakan berbagai proyek pembangunan baru yang bertujuan menjadikan kawasan ini sebagai pusat administratif yang modern dan efisien.

Salah satu inisiatif utama adalah proyek pengembangan Kota Administratif baru di Putrajaya. Proyek ini dirancang untuk mendukung fungsi pemerintahan dengan menyediakan fasilitas dan infrastruktur yang lebih baik dan lebih canggih. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses birokrasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi para pegawai negeri.

Dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan tata kelola yang lebih baik, Putrajaya diproyeksikan menjadi contoh pusat pemerintahan yang modern dan berdaya saing tinggi di Asia Tenggara. Selain aspek administratif, proyek ini juga memperhatikan aspek estetika dan kenyamanan lingkungan, yang mencerminkan visi pemerintah Malaysia dalam menciptakan kota pintar (smart city) yang inovatif dan ramah lingkungan.

Langkah pengembangan Putrajaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah Malaysia untuk terus memperbaiki dan memajukan tata kelola pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan nasional. Dengan adanya proyek Kota Administratif baru, pemerintah optimistis dapat mewujudkan pusat pemerintah yang efisien dan terintegrasi.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris

26 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Menlu Malaysia Hubungi Rekan Iran, Mendesak Gencatan Senjata Segera

25 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

China Tegaskan Komitmen Mediasi Diplomatik di Tengah Konflik Timur Tengah

24 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

JDF Asia Pasifik Mendesak Tekanan Internasional agar Israel Buka Akses Masjidil Aqsa

24 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Kapal Non-Afiliasi AS dan Israel

24 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia