Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia

Humaniora

Mantan Pemain Judi Daring Erwin Erlani Ungkap Kerugian Rp800 Juta dan Keputusan Berhenti

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kisah Mantan Pemain Judi Daring

Seorang mantan pemain judi daring, Erwin Erlani, membuka pengalaman pribadinya yang berujung pada kerugian finansial besar dan keputusan untuk berhenti. Dalam keterangannya, Erwin menyebutkan bahwa total kerugian yang dialaminya mencapai Rp800 juta.

Kerugian yang Mendorong Perubahan

Jumlah yang ia sebutkan menjadi titik balik dalam cerita yang dibagikannya. Menurut Erwin, besaran kerugian itu menjadi faktor utama yang memaksanya menimbang kembali keterlibatan dalam permainan judi daring dan akhirnya mengambil keputusan untuk menghentikannya.

Mengungkap Pengalaman

Erwin membagikan kisahnya sebagai bentuk keterbukaan mengenai dampak yang dapat timbul dari keterlibatan dalam aktivitas perjudian secara daring. Dalam pengakuannya, pengalaman tersebut menunjukkan konsekuensi finansial yang serius yang ia alami.

Pesan dari Pengalaman Pribadi

Dengan berbicara mengenai kerugian yang dialami, Erwin menyampaikan pengalamannya sebagai cerita pribadi. Ia memilih untuk berhenti setelah menyadari besarnya kerugian yang terjadi. Cerita ini menjadi catatan pengalaman yang dibagikan ke publik.

Dokumentasi Visual

Gambar yang menyertai berita menggambarkan sosok yang disebutkan dalam laporan. Foto tersebut dapat diakses melalui tautan gambar yang tersedia sebagai bagian dari pemberitaan.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan pengakuan mantan pemain judi daring yang disebutkan dalam laporan sumber. Semua informasi yang disajikan merujuk pada pernyataan yang tercantum dalam laporan tersebut.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Temanggung Ajak Murid TK Kunjungi Panti, Tekankan Pentingnya Empati Sejak Dini

27 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan

27 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen dan BPS Bersinergi Perkuat Ketepatan Data Pendidikan

27 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan

26 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Human Initiative Buka Kembali Program “Qurban Early Bird” untuk Memperluas Jangkauan

26 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora