Menaker Ajak Mitra Magang Nasional Fasilitasi Uji Kompetensi
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau perusahaan dan instansi pemerintah yang menjadi mitra penyelenggara program Magang Nasional untuk aktif memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi bagi para peserta. Tujuan inisiatif ini adalah untuk memastikan kualitas keterampilan peserta serta memperkuat daya saing mereka di pasar kerja.
Menurut Menaker, penyelenggara magang perlu menyediakan akses dan fasilitas yang memadai agar peserta dapat mengikuti penilaian kompetensi secara formal. Dengan tersedianya uji kompetensi, hasil pembelajaran selama masa magang dapat diukur dan divalidasi sesuai standar yang berlaku.
Fasilitasi uji kompetensi oleh mitra penyelenggara diharapkan tidak hanya menjadi langkah administratif, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran yang sistematis. Penilaian kompetensi memungkinkan peserta mengetahui kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan, sekaligus memberi bukti kemampuan yang diakui oleh industri atau lembaga terkait.
Manfaat bagi Peserta dan Mitra
Bagi peserta magang, akses ke uji kompetensi dapat meningkatkan peluang memperoleh sertifikat atau bukti kompetensi yang relevan dengan bidang kerja. Bagi perusahaan dan instansi pemerintah sebagai mitra, keterlibatan dalam proses uji kompetensi membantu memastikan bahwa lulusan magang memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan operasional dan standar profesi.
Lebih jauh lagi, pelaksanaan uji kompetensi yang konsisten berpotensi memperkuat tata kelola program magang nasional. Hal ini dapat menjadi tolok ukur mutu penyelenggaraan magang, serta membangun kepercayaan antara penyelenggara, mitra, dan peserta.
Langkah yang Diharapkan
Penyelenggara magang diminta untuk mengintegrasikan mekanisme uji kompetensi ke dalam rangkaian kegiatan magang, mulai dari perencanaan sampai evaluasi. Mitra pelaksana diharapkan menyediakan sarana, prasarana, atau dukungan administratif yang diperlukan agar proses penilaian berjalan lancar dan dapat diakses oleh peserta.
Selain itu, koordinasi antar pihak terkait juga penting untuk memastikan standar penilaian yang diterapkan selaras dengan kebutuhan sektor industri dan kebijakan yang berlaku. Sinergi tersebut menjadi kunci agar hasil uji kompetensi memiliki relevansi praktis dan legalitas yang diakui.
Harapan terhadap Hasil
Dengan adanya upaya bersama dari pemerintah dan mitra pelaksana, program Magang Nasional diharapkan mampu menghasilkan peserta yang tidak hanya memiliki pengalaman kerja, tetapi juga kompetensi terukur. Verifikasi kemampuan melalui uji kompetensi diyakini akan meningkatkan peluang kerja bagi peserta serta mendukung ketersediaan tenaga kerja terampil bagi dunia usaha.
Imbauan Menaker ini menegaskan pentingnya peran aktif mitra dalam menyukseskan program magang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta, penyelenggara, dan sektor ketenagakerjaan secara luas.
Foto: ANTARA News






