BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Humaniora

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Mendukbangga Sebut MBG Berkontribusi pada Penurunan Stunting di Jabar

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi (MBG) menjadi salah satu faktor yang membantu menurunkan angka stunting di Provinsi Jawa Barat.

Dalam pernyataannya, Wihaji menegaskan peran MBG sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi gizi keluarga dan anak-anak. Ia menyebut program tersebut berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Wihaji menyampaikan pandangannya secara terbuka mengenai pentingnya intervensi gizi yang terarah bagi upaya pencegahan stunting. Menurutnya, keberadaan program yang fokus pada asupan bergizi dapat mendukung pencapaian hasil yang lebih baik dalam jangka panjang.

Pernyataan itu menempatkan Program Makan Bergizi sebagai salah satu langkah yang mendapat perhatian dalam rangkaian kebijakan yang diarahkan pada penanggulangan stunting. Wihaji menggarisbawahi bahwa pendekatan yang konsisten terhadap masalah gizi keluarga berpotensi memberikan dampak nyata terhadap indikator kesehatan anak.

Meski menekankan kontribusi MBG, Wihaji juga menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan perhatian berkelanjutan. Ia menilai bahwa upaya bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait penting untuk mempertahankan momentum penurunan prevalensi stunting.

Gambaran yang diutarakan oleh Mendukbangga mengindikasikan perhatian pada program-program gizi keluarga sebagai bagian dari strategi penanggulangan stunting. Pernyataan tersebut menegaskan posisi MBG di antara berbagai upaya yang dijalankan di lapangan untuk memperbaiki status gizi anak-anak.

Foto yang menyertai pemberitaan menunjukkan Wihaji saat menyampaikan pernyataan terkait peran Program Makan Bergizi. Gambar itu dapat diakses melalui tautan sumber gambar yang menyertai laporan.

Pernyataan Mendukbangga ini menambah sorotan terhadap implementasi program-program gizi di tingkat daerah, khususnya di Jawa Barat yang disebut mengalami penurunan angka stunting. Ucapan Wihaji menjadi bagian dari komunikasi publik mengenai capaian dan faktor-faktor yang dinilai berkontribusi terhadap perbaikan kondisi gizi anak.

Sikap ini memperlihatkan perhatian kelembagaan terhadap pentingnya intervensi gizi yang berkelanjutan. Dalam pernyataannya, Wihaji menekankan bahwa upaya menjaga dan meningkatkan mutu asupan gizi keluarga tetap menjadi fokus dalam rangka menurunkan angka stunting secara permanen.

Dengan menempatkan Program Makan Bergizi sebagai salah satu faktor penting, pernyataan tersebut mengajak pemangku kepentingan untuk terus mendukung dan mengawasi pelaksanaan program gizi di lapangan. Hal ini dinilai perlu agar hasil yang sudah dicapai dapat dipertahankan serta ditingkatkan di masa mendatang.

Berita ini menyoroti bagaimana kebijakan dan program di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga diberi peran sentral dalam upaya penanggulangan stunting di tingkat provinsi, sebagaimana diungkapkan langsung oleh Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Dubes RI untuk Thailand Tekankan Persatuan dan Silaturahmi pada Perayaan Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora