BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

Menekraf Dorong Industri Kecantikan Lokal Jadi Kontributor Ekspor Nasional

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Penguatan Industri Kecantikan Lokal Jadi Sorotan Menekraf

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan perlunya memperkuat industri kecantikan dalam negeri agar dapat berkontribusi secara signifikan terhadap ekspor nasional. Dorongan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap potensi sektor kreatif, khususnya produk kecantikan yang berkembang di pasar domestik.

Upaya untuk mengangkat produk lokal menjadi bagian dari fokus pada industri yang memiliki rantai nilai kreatif dan produksi. Menekraf mendorong agar pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga pelaku industri yang lebih besar, mendapatkan perhatian agar produk mereka mampu bersaing di pasar internasional.

Pentingnya Peran Industri Kecantikan

Industri kecantikan dianggap memiliki peluang untuk menjadi salah satu komoditas ekspor karena permintaan produk perawatan dan kosmetik terus tumbuh secara global. Dengan mendorong penguatan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing, produk-produk dari pelaku lokal berpotensi menembus pasar luar negeri dan memperluas kontribusi ekonomi kreatif terhadap total ekspor.

Selain itu, peningkatan peran produk kecantikan lokal juga dapat berdampak pada penguatan merek Indonesia di kancah internasional. Dorongan terhadap sektor ini membuka peluang bagi pengusaha kreatif untuk memaksimalkan inovasi, desain, dan identitas budaya dalam produknya.

Tantangan dan Kebutuhan

Untuk menjadi bagian dari ekspor nasional, pelaku industri kecantikan menghadapi sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian. Upaya peningkatan mutu, standarisasi produk, bahkan akses ke pasar dan informasi ekspor merupakan aspek yang krusial. Kesiapan untuk memenuhi persyaratan internasional juga menjadi faktor penentu bagi kelayakan produk di pasar luar negeri.

Penguatan ekosistem, baik dari sisi dukungan teknologi, pembinaan usaha, maupun penyediaan saluran pemasaran, menjadi bagian dari percakapan seputar bagaimana produk kecantikan lokal dapat naik kelas dan berdaya saing global.

Harapan Ke Depan

Dengan dorongan dari kementerian terkait, diharapkan sektor kecantikan lokal dapat lebih terintegrasi ke dalam strategi ekspor nasional. Langkah ini juga dapat mendorong peningkatan nilai tambah di tingkat produksi dalam negeri serta membuka lapangan kerja di sektor kreatif.

Penguatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan volume ekspor, tetapi juga membantu memperkuat citra produk Indonesia di pasar internasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para pelaku usaha dan perekonomian negara.

Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong penguatan industri kecantikan lokal menjadi bagian penting dari ekspor nasional.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi