BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Ekonomi

Menjelang Tutup Tahun, IHSG Menguat ke Level 8.545

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

IHSG Naik Menjelang Tutup Tahun

Pada Senin pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka sesi perdagangan dengan penguatan. Nilai indeks tercatat naik sebesar 7,80 poin atau sekitar 0,09 persen, dan bergerak ke level sekitar 8.545.

Pergerakan ini terjadi saat pasar mulai memasuki fase penutupan tahun, ketika para pelaku pasar umumnya menilai kembali portofolio dan posisi investasi menjelang akhir periode. Kenaikan pada pembukaan sesi pagi tersebut mencerminkan pembukaan hari yang relatif positif di bursa domestik.

IHSG, sebagai acuan utama pasar saham Indonesia, mencerminkan pergerakan harga saham gabungan emiten-emiten yang tercatat di BEI. Perubahan dalam indeks sering dijadikan indikator sentimen pasar secara luas, meskipun pergerakan harian dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor jangka pendek.

Penguatan pagi ini memberikan sinyal awal bahwa perdagangan pada hari tersebut dimulai dengan optimisme tersendiri, meskipun dinamika dapat berubah sepanjang sesi ketika informasi baru masuk dan transaksi berlangsung. Para investor biasanya memperhatikan pembukaan sebagai salah satu titik awal untuk menentukan strategi perdagangan harian.

Gambar terkait liputan menunjukkan suasana bursa saat indeks mengalami penguatan. Foto tersebut diberi keterangan bahwa IHSG ditutup menguat, menggambarkan momen positif di pasar saham pada rentang waktu yang dilaporkan.

Menjelang akhir tahun, fluktuasi pasar bisa dipengaruhi oleh aktivitas rebalancing portofolio, penutupan pembukuan, dan keputusan investasi yang sering terjadi saat akhir periode. Namun, rincian faktor penyebab kenaikan pada sesi pagi ini tidak diuraikan secara spesifik dalam laporan awal tersebut.

Bursa terus menjadi fokus pelaku pasar domestik dan asing, dan pergerakan indeks pada setiap sesi menjadi bahan pantauan bagi analis dan investor. Sementara itu, pergerakan IHSG pada pembukaan hanya menggambarkan kondisi awal hari perdagangan; perkembangan selanjutnya bergantung pada transaksi yang berlangsung sepanjang hari.

Berita mengenai kenaikan indeks ini tercatat pada hari Senin pagi, sesuai laporan pembukaan perdagangan yang diterima. Pergerakan angka dan persentase yang tercatat menggambarkan perubahan kecil namun positif pada level indeks yang menjadi tolok ukur kinerja pasar saham Indonesia.

Secara ringkas, pembukaan yang menguat ke level sekitar 8.545 menandai awal sesi dengan sentimen positif menjelang penutupan tahun. Investor dan pengamat pasar akan terus memantau perkembangan hingga akhir hari untuk melihat apakah tren positif tersebut berlanjut atau mengalami pembalikan.

Informasi lebih rinci tentang faktor pendorong, sektor yang berkinerja baik, atau transaksi besar tidak disertakan dalam laporan pembukaan pagi ini, sehingga analisis lebih mendalam memerlukan data transaksi sepanjang sesi dan pernyataan resmi dari pelaku pasar.

Meski demikian, angka pembukaan ini memberikan indikasi bahwa pasar saham domestik memulai hari dengan sedikit penguatan, yang menjadi gambaran awal kondisi pasar di hari kerja menjelang berakhirnya tahun kalender.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi